Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Religi & Pesantren · 15 Okt 2019 05:50 WIB

Kemarau Panjang, Pesantren Genggong Gelar Salat Istisqa


					Kemarau Panjang, Pesantren Genggong Gelar Salat Istisqa Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Musim kemarau berkepanjangan membuat sejumlah daerah di tanah air mulai dilanda kekeringan. Tak hanya lahan pertanian yang terdampak, ketersediaan air bersih juga mulai terbatas.

Fenomena itu membuat Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, di Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo menggelar salat istisqa, Selasa (15/10) sekitar pukul 5.00 Wib. Jenis salat ini merupakan ikhtiyar umat islam untuk meminta hujan kepada sang pencipta.

Salah satu Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, Nun Alex, saat membacakan khutbah sholat Istisqo’. (Foto : Kominfo for P7.com)

Salat istisqa’ yang diselenggarakan di lapangan P5 Pesantren Zainul Hasan Genggong diawali dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjamaah. Salat Dhuha dipimpin Ketua Yayasan Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah.

Selanjutnya, Salat Istisqa diimami KH. Mohamad Hasan Naufal (Non Boy) dengan KH. Hassan Ahsan Malik sebagai khotib. Dengan khusyu’, ribuan santri salat istisqa berjamaah memohon hujan segera turun.

Salah satu Pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH Hassan Ahsan Malik mengucapkan terima kasih kepada segenap jamaah yang bersedia meluangkan waktu untuk salat istisqa. Ia menegaskan, salat istisqa menjadi salah satu cara untuk meminta hujan.

“Karena dalam beberapa bulan ini, wilayah Kabupaten Probolinggo dan sejumlah wilayah di Indonesia khususnya di lingkungan pesantren mengalami kekeringan,” kata Non Alex, sapaan akrab KH. Hassan Ahsan Malik.

Ia mengimbau, warga khususnya santri, tak berhenti memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun. “Mari kita bersama-sama memohon kepada Allah, agar Allah menurunkan hujan. Kita juga berharap kemarau yang berkepanjangan ini segera usai dan masyarakat makmur kembali,” ujar kiai muda ini. (*)


Penulis : Moh Ahsan Faradies
Editor : Efendi Muhammad


Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Akan Gelar Open House, Warga Boleh Datang, Dilarang Bawa Oleh-oleh

30 Maret 2025 - 16:18 WIB

Waspada Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Pasuruan Siaga Penuh 24 Jam

29 Maret 2025 - 18:18 WIB

Polres Pasuruan Sediakan Layanan Titip Kendaraan bagi Pemudik

29 Maret 2025 - 17:06 WIB

Program Berkah Nusantara PLN Nusantara Power UP Paiton Bagikan Seribu Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

29 Maret 2025 - 12:53 WIB

Waspada Microsleep saat Mudik, Ini Tips Pencegahannya

29 Maret 2025 - 11:12 WIB

Empat Pos Pengamanan dan 300 Aparat Siap Amankan Lebaran di Kota Probolinggo

28 Maret 2025 - 17:37 WIB

Trending di Sosial