PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Pembacokan yang menyebabkan tewasnya Dani (26), warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, terus diselidiki kepolisian. Bahkan petugas mengklaim, berhasil meringkus satu dari sejumlah orang yang diduga terlibat.
Hal ini disampaikan Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambariyadi Wijaya, Kamis (17/10). Ia menyebut seorang terduga pelaku sudah diamankan untuk selanjutnya proses penyelidikannya dikembangkan.
“Sudah kita amankan satu orang terduga namun yang diperiksa 4 orang. Motif dan identitas nanti dulu ya, kita masih lakukan pengembangan terlebih dahulu,” jelas Kapres kepada PANTURA7.com.
Pihaknya meminta korban dan warga bersabar, sebab kasus pembunuhan yang mengegerkan warga tersebut masih dalam proses penyelidikan. Kapolres berjanji, akan segera mengungkap peristiwa berdarah itu, baik motif maupun penangkapan pelaku.
“Tentu akan segera diungkap bersama tim reskrim Polres Probolinggo Kota. Kita lakukan upaya penuh, sekuat tenaga namun saat ini masih pengembangan,” tuturnya.
Diketahui, warga di area pemandian Sumber Ardi Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad penuh luka bacok, Rabu (16/10) sekitar pukul 18.15. Belakangan diketahui, korban bernama Dani, warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok
Dalam olah TKP yang dilakukan petugas, ditemukan luka bacok pada bagian paha, lengan dan selangkangan dengan total 5 luka bacok. Selain itu, polisi berhasil menyita barang bukti di sekitar TKP diantaranya sarung korban, sepasang sandal, handphone dan motor. (*)
Penulis : Rahmad Soleh
Editor : Efendi Muhammad