Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Lingkungan · 22 Okt 2019 09:41 WIB

Kekeringan, 2 Desa di Kuripan Dipasok Air Bersih


					Kekeringan, 2 Desa di Kuripan Dipasok Air Bersih Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Musim kemarau panjang membuat sejumlah daerah di Kabupaten Probolinggo mengalami krisis air bersih. Ada setidaknya tiga dusun di dua desa, yakni Desa Kedawung dan Resongo, Kecamatan Kuripan krisis air bersih.

Namun warga tetap harus berjuang mendapatkan air bersih untuk keperluan memasak, mandi dan mencuci meski kesulitan. Tak ingin ini berkepanjangan daerah krisis air tersebut dipasok air. 

Bencana kekeringan dan krisis air bersih yang dialami warga Kecamatan Kuripan ini, diakui  warga Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Yaqub. Ia mengatakan, setiap hari warga selalu kesulitan mendapatkan air bersih.

“Setiap hari selalu kekurangan air bersih, kalau gak ada kiriman dari polisi entah dari mana kami mendapatkan air,” ucap  Yaqub.

Berbekal 1-2 ribu liter air, Polsek Kuripan pada Selasa (22/10) pagi melakukan droping air. Kondisi itu lebih kecil karena biasanya 4-5 ribu liter. Hal ini dikarenakan stok air di beberapa sumber yang susah.

Kapolsek Kuripan, AKP Kusmidi menjelaskan, sebelumnya volume suplai air bersih dari Polsek Kuripan berkisar antara 4-5 ribu liter per hari. Namun saat ini hanya bisa dipasok 1-2 ribu liter per hari.

“Saat ini mencari sumber mata air sulit, kami hanya bisa suplai maksimal dua ribu liter dalam sehari,” kata Kusmidi.

Pada momentum Hari Santri Nasional ini, polisi juga mengenakan busana muslim. Namun droping air tidak hanya bertepatan dengan HSN saja, namun juga rutin untuk kebutuhan air bersih.

“Kami suplai setiap hari, hanya saja hari ini termasuk bagian dari bakti kami kepada masyarakat di Hari Santri Nasional,” pungkasnya.

Diharapkan, droping tersebut bisa mencukupi kebutuhan air sebanyak 400 kepala keluarga (KK). Mereka tersebar di tiga dusun dalam dua desa. Yakni, 300 KK di Dusun Tugu, Desa Kedawung, 100 KK di Dusun Sumbersari, Desa Kedawung, dan 100 KK di Dusun Ronggotali, Desa Resongo. (*)


Penulis: Rahmad Soleh
Editor: Ikhsan Mahmudi


Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Trending di Regional