Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Nasional · 28 Okt 2019 15:49 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Ning Hus; Pemuda Jangan Malas


					Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Ning Hus; Pemuda Jangan Malas Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Gema sumpah pemuda terdengar lantang di seluruh penjuru tanah air. Tak terkecuali di lingkungan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), menggelar upacara memperingati hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10) sore. Ketua STIH Zainul Hasan, Khusnul Hitaminah, memimpin langsung prosesi upacara.

Ning Hus, sapaan akrab Khusnul Hitaminah, dalam sambutannya menyebut pemuda sebagai harapan bangsa. Ia berharap, segenap pemuda di era milenial ini bangkit dari kemalasan dan lebih semangat untuk membangun negeri.

“Pemuda, khususnya mahasiswa STIH Zainul Hasan harus maju dan menaklukan dunia. Saya harap, banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia dari kampus Pesantren Zainul Hasan Genggong ini,” harap putri Almarhum KH. Hasan Saifouridzall ini.

Hal senada disampaikan Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIH Zainul Hasan Kraksaan, Mohammad Hendra. Mantan aktivis kampus ini mengatakan, kemajuan tidak akan pernah dicapai jika masa depan hanya dipandang sebagai fase akhir kehidupan yang berjalan seiring perputaran waktu.

“Generasi muda harus merespon modernisasi zaman dengan kemampuan mumpuni, melek teknologi dan tidak terjebak dalam kejayaan romantisme masa lalu. Jika tidak, mereka tidak akan sanggup membangun masa depan yang produktif dan inovatif,” cetus Hendra.

Ia menambahkan, pemuda masa kini juga harus menanggalkan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur. “Agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terawat. Pemuda adalah tonggak kemajuan bangsa,” tandas Hendra.

Upacara bendera diakhiri dengan pemberian dana pembinaan kepada UKM oleh Ketua STIH Zainul Hasan, Khusnul Hitaminah. Dana ini diberikan sebagai ‘reward’ atas prestasi juara 1 dalam lomba futsal Hari Santri Nasional (HSN) 2019 Pesantren Zainul Hasan Genggong. (*)


Penulis : Moh. Ahsan Faradies
Editor : Efendi Muhammad


Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris

4 April 2025 - 10:40 WIB

Bupati Lumajang Siapkan 6 Hektar Lahan untuk Lokasi Sekolah Rakyat

1 April 2025 - 18:23 WIB

Eks Kantor Pemkab Pasuruan Diusulkan Jadi Sekolah Rakyat

30 Maret 2025 - 15:43 WIB

Makan Bergizi Gratis Dimulai di Jember, Per Porsi Rp8 Ribu

18 Maret 2025 - 01:04 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan Sekolah Rakyat, Bupati Mulai Survei Sekolah dan Lahan

17 Maret 2025 - 12:05 WIB

Sebanyak 3.561 Pelajar Lumajang Putus Sekolah

11 Maret 2025 - 15:22 WIB

Pemkot Probolinggo Bakal Bangun SMPN 11, Siapkan Lahan di 3 Lokasi

6 Maret 2025 - 17:38 WIB

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Trending di Nasional