Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Pemerintahan · 10 Nov 2019 08:27 WIB

Sehari Jelang Pilkades, Wabup; Waspadai Politik Uang


					Sehari Jelang Pilkades, Wabup; Waspadai Politik Uang Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Warga di 12 desa yang tersebar dalam 8 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, segera menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Pilkades akan dihelat pada Senin (11/11) besok.

Dalam hal ini, Wakil Bupati Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko meminta, masyarakat mewaspadai serangan fajar atau praktik politik uang (money politic). Politik uang ini, kata Wabup, rawan terjadi dalam pilkades.

Timbul Prihanjoko tidak memungkiri, jika dalam pelaksanaan Pilkades ada praktik politik uang yang biasanya marak dilakukan pada masa tenang hingga menjelang pencoblosan. Karena itu, ia meminta semua pihak waspada.

“Masa tenang ini adalah masa yang memang sangat rawan. Karena itu, harus ada kawalan. Setiap gerak-gerik cakades dan timsesnya harus dipantau, agar tidak mendekati warga dengan cara-cara tak terpuji,” kata Wabup, Minggu (10/11).

Praktik politik uang, lanjut Wabup dua periode ini, berpotensi menjadi bibit-bibit korupsi. Sehingga pembangunan melalui Dana Desa (DD) yang seharusnya bisa memakmurkan rakyat, malah disalahgunakan oleh calon kepala desa yang terpilih nantinya.

“Jika ada yang terbukti melakukan itu, jangan segan untuk melaporkannya kepada panitia Pilkades ataupun pihak berwajib. Karena politik uang masuk kategori pelanggaran dalam pilkades,” tuturnya.

Akan tetapi, Timbul meyakini jika masyarakat Kabupaten Probolinggo sudah memiliki fikiran maju. Oleh karenanya, belum tentu juga warga memilih cakades yang menganlkan uang untuk mendulang suara.

“Bisa jadi, warga hanya mengambil uangnya saja, tapi tidak memilihnya. Saya harap, praktik-praktik seperti ini harus dijauhi, baik itu oleh cakades, timsesnya dan juga masyarakat di Kabupaten Probolinggo,” harap Timbul.

Wabup mengimbau kepada para cakades, agar bisa bersaing secara sehat dan fair. Para cakades harus mampu menawarkan visi-misinya, yang nanti bisa disimpulkan oleh masyarakat.

“Kalau terpilihnya menggunakan politik uang, pasti nanti memikirkan modal yang dikeluarkan selama proses awal pilkades. Bukan memikirkan kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya,” tegasnya.

Sekedar informasi, Pilkades serentak di Kabupaten Probolinggo dilaksanakan di 12 desa yang tersebar di 8 kecamatan. Dari 12 Desa, terdapat 40 cakades yang akan bersaing dalam demokrasi desa tersebut. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Mudik Gratis di Pasuruan, Ratusan Warga Berangkat Pulang Kampung Hari Ini

28 Maret 2025 - 15:52 WIB

Petolekoran, Tradisi Unik Warga Gili Ketapang Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 16:00 WIB

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Trending di Pemerintahan