Menu

Mode Gelap
Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2)

Hukum & Kriminal · 27 Des 2019 07:10 WIB

Anggap Jon Junaidi Bohong, Abdul Kadir Ajukan Sidang Konfrontir


					Anggap Jon Junaidi Bohong, Abdul Kadir Ajukan Sidang Konfrontir Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Kesaksian Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Probolingho, Jon Junaedi, dalam sidang lanjutan kasus penggunaan ijazah palsu paket C Abdul Kadir, menimbulkan polemik. Kadir dan kuasan hukumnya menilai, kesaksian Jon penuh kepalsuan.

Pernyataan Jon Junaedi dihadapan Majelis Hakim pada persidangan Kamis (26/12) sore kemarin, dianggap tidak sesuai dengan fakta. Terlebih keterangan dari para saksi yang hadir pada sidang sebelumnya dibantah oleh Jon Junaedi.

Kuasa hukum Abdul Kadir, Rasman Afif Ramadhan, menyebut keterangan yang disampaikan Jon Junaedi melenceng dari fakta sebenarnya, mulai dari fasilitas ijazah hingga adanya suap. Sehingga, jelasnya, pihaknya akan mengajukan sidang konftontir.

“Saya akan ajukan sidang konfrontir, untuk Jon Junaedi dengan saksi Markus, Markus dengan Syaiful Bahri dan Markus dengan Abdul Rasyid. Karena keterangan Jon Junaedi sudah keluar dari fakta sebelumnya” kata Rasman Afif Ramadhan, Jum’at (27/12).

Pria yang akrab dipanggil Rama ini berharap, pengajuan sidang konfrontirnya dikabulkan. Karena menurut Rama, pengadilan merupakan tempat bagi setiap orang untuk mencari bukti maupun fakta yang sebenarnya.

“Demi tegaknya keadilan, saya harap sidang konfrontir dikabulkan. Saksi ini kan disumpah dengan Al Qur’an, semoga saja tidak terjadi apa-apa kedepannya,” tuturnya.

Menanggapi pengajuan sidang konfrontir itu, Ketua Majelis Hakim, Gatot Ardian Agustriono mengaku, akan mertimbangkan hal tersebut. “Akan kami pertimbangkan lagi,” ujar Ardian singkat.

Diketahui, Jon Junaedi, yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, menghadiri persidangan keenam kasus ijazah palsu paket C setelah sebelumnya memilih mangkir dalam 3 kali kesempatan dengan dalih ada kunjungan kerja.

Dalam kesaksiannya,Jon Junaedi menepis seluruh keterangan saksi dalam sidang sebelumnya. Kala itu, para saksi menyebut Jon terlibat serta memfasilitasi ijazah palsu yang digunakan Abdul Kadir, saat mendaftar sebagai calon legislatif (Caleg) 2019. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal