KREJENGAN-PANTURA7.com, Salah satu rumah warga di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, roboh setelah diterpa hujan lebat dan puting beliung, Jum’at (3/1/2020).
Rumah yang diketahui milik Heru (65) dan Arni (60), pasangan suami istri (Pasutri) warga Dusun Krajan, Desa Sentong itu, rata dengan tanah. Sejumlah perabotan rumah tangga juga rusak parah.
Robohnya rumah setinggi 7,5 meter dan lebar 57,5 meter itu membuat pemilik rumah mengungsi. Mereka tinggal di tenda darurat di belakang rumah anaknya, tak jauh dari bekas bangunan rumahnya.
“Mulai semalem ngungsi di belakang rumah anak saya, yang awalnya dijadikan lapak untuk jual makanan,” kata Heru, Sabtu (4/1/2020).

Setelah diterpa angin puting beliung, lanjut Heru, barang yang tersisa hanya pakaian serta bantal saja. Sedangkan untuk barang dan peralatan rumah lainnya sudah tidak bisa dipakai lagi.
“Mau gimana lagi, kalau sudah bencana alam,” ucapnya lirih.
Ia berharap, bantuan dari pemerintah daerah segera turun. Pasalnya menurut Heru, hingga saat ini, tidak satupun warga terdampak bencana alam yang mendapat bantuan, baik dari pemerintah daerah maupun instansi lain.
“Sampai sekarang belum ada bantuan. Buat ngungsi saja, asbes dan terpal saya dibelikan anak saya. Hanya tadi ada polisi dan tentara yang bersih-bersih saja,” tuturnya.
Robohnya rumah berdinding anyaman bambu tersebut, sambung pria dua anak ini, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB kemarin. Tetiba pusaran angin hitam muncul dan menerjang pemukiman, termasuk rumahnya.
“Ketika melihat pusaran angin, saya langsung menarik istri saya keluar rumah. Awalnya cuma hujan biasa, tapi ketika menjelang adzan maghrib, cuacanya makin memburuk,” Heru menjelaskan. (*)
Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT