Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Gaya Hidup · 25 Jan 2020 10:59 WIB

Kementan Apresiasi Pesantren Kembangkan Pertanian


					Kementan Apresiasi Pesantren Kembangkan Pertanian Perbesar

PAJARAKAN-PANTURA7.com, Apresiasi diberikan Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap kegiatan “Ngaji Tani Akbar dan Musyawarah Santri Tani Nusantara) di Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan, Probolinggo.

Hal itu disampaikan perwakilan Kementan yang juga Wadir 2 Politeknik Pembangunan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dr Ir Ismul Hadi saat pembukaan Ngaji Tani Akbar, di GOR Damanhuri Romly, Sabtu (25/1).

Menurutnya, sektor pertanian di negeri ini sudah mejadi mata pencaharian para petani. Dengan adanya Ngaji Tani di pesantren merupakan satu langkah yang sangat strategis.

“Sumber ekonomi suatu bangsa ada di tangan petani. Pekerjaan dasar petani yang bercocok tanam itu merupakan terbentuknya suatu bangsa. Acara ini merupakan suatu terobosan untuk menguatkan perekonomian bangsa,” kata Ismul.

Hal semacam ini, lanjutnya, memang sudah waktunya dilakukan, untuk mengembangkan ekonomi berbasis pesantren.

Menurutnya, dengan program ekonomi santri. program ini merupakan nawacita ke-3 tentang pembangunan kaum pinggiran.

Maka dari itu pesantren harus dan sangat perlu untuk dibina. Nantinya agar petani bisa mengelola pertanian dengan baik.

“Sekarang ini banyak petani dan nelayan mayoritas alumni pesantren,” ujarnya disambut tepuk tangan para tamu yang hadir.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Nuhfil Hanani, yang turut hadir, juga turut mengapresiasi adanya Ngaji Tani Akbar. Ia berharap, kegiatan ini, harus bisa lebih maju dan juga terus tumbuh ke depannya.

“Di samping untuk dijadikan sebagai media dakwah pesantren kepada para tani atau kepada masyarakat, juga bisa mengajari bagaimana cara bertani yang benar. Terlebih santri tani, juga harus menjadi target utama agar bisa tumbuh,” ucapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, sambung Nuhfil, pihak perguruan tinggi, akan selalu siap memberi pembinaan, agar santri tani bisa cepat berkembang, yang nantinya sumber ekonomi juga terangkat.

“Kami dari perguruan tinggi, hanya bisa ‘membina’ dan memfasilitasi segala kebutuhan. Karena tumbuhnya santri tani itu juga menjadi harapan kita sebagai pihak perguruan tinggi,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

3 April 2025 - 18:17 WIB

TP PKK Lumajang Tebar Ilmu Perkuat Iman dengan Kajian Tafsir dan Tahsin Al-Qur’an

27 Maret 2025 - 15:41 WIB

Hari ke-6 Ramadhan, Harga Komoditas Cabai Turun, Namun Masih Dikeluhkan

6 Maret 2025 - 14:56 WIB

NU Lumajang Beberkan Lima Keistimewaan yang Perlu Diketahui Saat Bulan Ramadhan

6 Maret 2025 - 11:54 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Tentukan Awal Ramadhan, NU Kota Probolinggo Tunggu Sidang Isbat

26 Februari 2025 - 09:28 WIB

Demo ‘Indonesia Gelap’ di Jember, Mahasiswa Tolak Efisiensi Anggaran

21 Februari 2025 - 20:06 WIB

Catat! Serangan Digital pada Perusahaan Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan terhadap Pers

21 Februari 2025 - 13:08 WIB

Gus Haris – Ra Fahmi Gladi Kotor di Monas Jelang Pelantikan

18 Februari 2025 - 15:42 WIB

Trending di Nasional