Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Nasional · 16 Feb 2020 10:57 WIB

Ini Cerita Mahasiswa Probolinggo Sepulangnya dari Natuna


					Ini Cerita Mahasiswa Probolinggo Sepulangnya dari Natuna Perbesar

KREJENGAN-PANTURA7.com, Virus corona membuat Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Cina, harus menjalani observasi sejak Sabtu – Minggu (1/14/2/2020) lalu. Selama 14 hari menjalani observasi, banyak kesan dan pengalaman baru yang didapatkan ratusan WNI ini.

Sebagaimana yang disampaikan Rahmat Hidayatulla (22) salah satu WNI yang menjalani observasi. Menurut remaja asal Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo ini mengaku terkesan dengan penanganan pemerintah selama ia berada di lokasi karantina.

“Terutama dari segi pelayanan, alhamdulillah kami di sana diperlakukan layaknya raja, sangat istimewa. Contohnya ketika kami ingin sesuatu, ya langsung dibelikan, orang-orangnya juga sangat ramah,” kata Rahmat Hidayatulla, Minggu (16/2/2020).

Selama di lokasi karantina, cerita Dayat, sapaan akrab Rahmat Hidayatulla, ia beserta 238 WNI lainnya, tidak hanya dicek kesehatan dan diperiksa setiap hari. Tetapi juga ditempa dengan aktifitas yang membuat tubuh sehat dan bugar.

“Banyak kegiatan yang kami dapatkan selama di Natuna. Untuk kegiatan rutin, biasanya pagi senam bareng TNI, kalau sore olahraga bareng. Selain itu, juga ada kegiatan dari kementerian kesehatan,” ujar anak kedua pasangan suami istri (Pasutri) Hafidz dan Uswatun Hasanah ini.

Hal senada disampaikan oleh Febri Halim Cahyadi (25) asal Desa Brabe, Kecamatan Maron. Ia mengamini jika selama menjalani observasi di Natuna, terlebih saat prosesi pelepasan, ia dan WNI yang lain diperlakukan dengan sangat baik.

“Sudah seperti orang yang lama kita kenal, perlakuan dan pendampingannya kepada kita layaknya keluarga. Ini yang tidak bisa kita lupakan, terimakasih kami sampaikan dan salam hormat dari kami semua, khususnya perwakilan dari Kabupaten Probolinggo,” ungkap Febri.

Sekedar informasi, ada 238 WNI yang 5 orang diantaranya berasal Kabupaten Probolinggo, menjalani karantina di Kepulauan Natuna, Riau. Mereka lantas dipulangkan pada Sabtu (15/2/20202) sekitar pukul 13.00 Wib.

Selanjutnya, mereka diterbangkan menuju Bandara Udara Halim Perdana
kusuma, Jakarta Timur. Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 Wib, WNI yang berasal dari Jawa Timur diberangkatkan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Mudik Gratis di Pasuruan, Ratusan Warga Berangkat Pulang Kampung Hari Ini

28 Maret 2025 - 15:52 WIB

Petolekoran, Tradisi Unik Warga Gili Ketapang Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 16:00 WIB

Kabar Gembira! Ojol di Jember Bakal Terima Bonus Hari Raya

22 Maret 2025 - 12:38 WIB

Trending di Regional