Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 25 Feb 2020 07:06 WIB

DPRD Jatim Sebut Probolinggo Bukan Kabupaten Miskin


					DPRD Jatim Sebut Probolinggo Bukan Kabupaten Miskin Perbesar

MARON-PANTURA7.com, Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) yang menempatkan Kabupaten Probolinggo sebagai daerah termiskin ke 4 di Jatim menuai polemik. Setelah disanggah oleh Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, kini giliran anggota DPRD Jatim angkat bicara.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim, Habib Mahdi mengatakan, seharusnya BPS lebih detil menelaah kondisi perekonomian di Kabupaten Probolinggo. Sebab menurut Mahdi, selama beberapa tahun terakhir sektor perekonomian di Kabupaten Probolinggo terus tumbuh.

“Perekokomian di Kabupaten Probolinggo terus tumbuh, baik dari sektor perkebunan, pertanian, pariwisata yang banyak bermunculan desa wisata hingga jumlah UMKM yang terus meningkat,” kata Mahdi, Selasa (25/2/2020).

Sampel terhadap 1.000 kepala keluarga (KK) yang digunakan BPS sebagai sumber data, sambung politisi PPP ini, tidak merepresentasikan kondisi rakyat Kabupaten Probolinggo secara keseluruhan.

“Kadang-kadang masyarakat kan tidak menyampaikan kondisi yang sebenarnya hanya karena mereka ingin mendapat bantuan. Maka tidak elok jika hanya melihat Kabupaten Probolinggo dari sampel yang sedikit,” urainya.

Mahdi menyebut predikat Probolinggo sebagai kabupaten termiskin ke 4 di Jatim bukan kondisi riil lapangan. “Coba bandingkan (perekonomian di Kabupaten Probolinggo) dengan kabupaten lain, seperti Ngawi dan Pacitan,” tandas politisi asal Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo ini.

Sebelumnya, Minggu (23/2/2020), Puput Tantriana Sari menyampaikan, rilis BPS soal kemiskinan di Kabupaten Probolinggo tidak betul. Sebaliknya kata Tantri, rakyat Kabupaten Probolinggo saat ini lebih makmur berdasarkan pendapatan per kapita penduduk.

“Tujuh belas koma sekian persen angka kemiskinan itu tidak betul. Karena rakyat Kabupaten Probolinggo satu juta seratusan jiwa, yang dipotret oleh BPS hanya tak sampai seribu KK (Kepala Keluarga, red). Yang artinya, potret itu tidak memotret secara riil masyarakat,” klaim bupati.

Berikut Kabupaten/Kota termiskin di Jatim versi BPS :
1.Kabupaten Sampang, dengan angka kemiskinan 20,71
2.Kabupaten Sumenep, dengan angka kemiskinan 19,48

  1. Kabupaten Bangkalan, dengan angka kemiskinan 18,9
  2. Kabupaten Probolinggo, dengan angka kemiskinan 17,76
  3. Kabupaten Tuban, dengan angka kemiskinan 14,58
  4. Kabupaten Ngawi, dengan angka kemiskinan 14,39
  5. Kabupaten Pamekasan, dengan angka kemiskinan 13,95
  6. Kabupaten Pacitan, dengan angka kemiskinan 13,67
  7. Kabupaten Bondowoso, dengan angka kemiskinan 13,33
  8. Kabupaten Lamongan, dengan angka kemiskinan 13,21. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

5 April 2025 - 20:16 WIB

Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu

5 April 2025 - 17:10 WIB

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Trending di Regional