Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 27 Mar 2020 04:16 WIB

Virus Corona Merebak, PKL Alun-alun Hanya Kantongi Rp30 Ribu Sehari


					Virus Corona Merebak, PKL Alun-alun Hanya Kantongi Rp30 Ribu Sehari Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di seputar Alun-alun di Kota Probolinggo mengeluhkan sepinya pembeli dalam beberapa hari belakangan. Mereka meyakini, omzet dagangan turun drastis karena mewabahnya virus corona (Covid-19).

Salah seorang penjual makanan dan minuman (mamim), Amir (32) menyebut, sudah 10 hari ini omzetnya turun karena stand jualannya sepi pembeli. Mayoritas pelangganya adalah pelajar dan aparatur sipil negara (ASN), yang saat ini belajar dan bekerja dari rumah.

“Sebenarnya saya juga merasa khawatir tertular virus corona karena berada di tempat umum. Namun saya harus tetap berjualan untuk menafkahi keluarganya,’’ terang Amir, Jum,at (27/3/2020)

Ia berharap, pandemik virus corona segera tertangani sehingga tidak berdampak terhadap roda perekoniman masyarakat ekonomi menengah ke bawah seperti dirinya. “Kalau begini terus, kita yang kelimpungan,” keluh Amir.

Kondisi yang lebih memprihatinkan dialami oleh Usman (40), penjual es tebu yang juga berjualan Alun-alun Kota Probolinggo. Ia menjelaskan, pendapatannya saat ini anjlok hingga 70 peren jika dibandingkan dengan sebelumnya.

“Sebelum ramai soa corona, dalam sehari saya mengantongi Rp150 ribu hingga Rp200 ribu. Namun saat ini, omset jualan hanya sekitar Rp30 ribu dalam sehari,” ceritanya.

Omset senilai Rp30 ribu itu, lanjutnya, didapat setelah dia berjualan hingga malam hari. “Buka pagi, biasanya sore sudah habis. Sekarang harus buka sampai malam, itupun dapatnya tidak seberapa,” ucapnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Trending di Lingkungan