Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 2 Apr 2020 04:04 WIB

Virus Corona Lumpuhkan UMKM di Kota Probolinggo


					Virus Corona Lumpuhkan UMKM di Kota Probolinggo Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Virus corona atau Covid-19 yang mewabah sejak sebulan terakhir, tak hanya berdampak terhadap sektor kesehatan dan pelayanan publik. Sektor ekonomi pun perlahan mulai lumpuh, utamanya dilevel Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelaku UMKM asal Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Erni Widayati menyebut, imbauan pemerintah agar masyarakat menghindari pusat perbelanjaan restoran atau kedai kopi, membuat omset pelaku UMKM turun drastis.

“Teman-teman pelaku UMKM maupun PKL, kedai kopi dan sebagainya itu mengalami penurunan penjualan sebesar kurang lebih 40 persen senjak adanya informasi Covid-19 masuk di Indonesia,” kata Erni, Kamis (2/4/2020).

Menurutnya, pendapatannya dan ratusan pelaku UMKM lain akan semakin merosot kedepannya. Sebab, selain belum ada tanda-tanda sebaran virus corona akan reda, juga karena dampak tibanya Bulan Ramadhan.

“Pada bulan ini kita akan memasuki bulan puasa dan lebaran. Setiap bulan puasa, sudah pasti penjualan akan turun dan di lebaran kita harus menyiapkan keuangan untuk THR,” keluh dia.

Produsen sambel bajak dan camilan khas Kota Probolinggo ini berharap, pemerintah tidak hanya memberikan perhatian kepada warga yang terdampak langsung Covid-19. Melainkan juga kepada para pelaku PKL maupun UMKM yang daganganya mati suri gegara wabah virus mematikan itu.

“Bisa dibayangkan jika trend penjualan terus seperti ini, apalagi kalau makin terjadi penurunan maka akan banyak PKL maupun pelaku UMKM yang gulung tikar alias tutup. Kami harap, ada perhatian dari pemerintah,” tutur dia. (*)


Editor : Rizal Wahyudi
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Trending di Ekonomi