Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 4 Apr 2020 23:56 WIB

Physical Distancing, Jalan dr Moh. Saleh Ditutup


					Physical Distancing, Jalan dr Moh. Saleh Ditutup Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com. Setelah Jalan Suroyo, Jalan dr Moh. Saleh, Kota Probolinggo ditutup Sabtu tadi malam (4/4/2020). Pemblokiran jalan itu terkait perlakuan jarak fisik aman (physical distancing) untuk menghindari penulan virus Corona (Covid-19).

Petugas pun memasang blokade dan papan pengumuman di depan RM Sumber Hidup, yang menjadi ujung selatan Jalan dr Moh. Saleh. Sejumlah petugas pun berjaga-jaga di simpang tiga yang menjadi pertemuan Jalan dr Moh. Saleh dengan Jalan Panglima Sudirman itu.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah, agar berdiam diri di rumah dan membatasi aktivitas dengan banyak orang di luar rumah,” kata Kasat Lantas AKP Tavip Hariyanto mendampingi Kapolresta, AKBP Ambariyadi Wijaya.

Tidak hanya petugas yang menggelar pshysical distancing di malam Minggu. Sejumlah jalan kampung seperti Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Dahlia, Jalan Seruni, hingga Jalan Cempaka juga dijaga ketat warga setempat.

“Saya tidak malam hendak lewat di jalan Wijaya Kusuma, ternyata dijaga sejumlah warga, ada tentaranya juga. Akhirnya saya mengambil jalan lain,” kata M. Ali, warga Tisnonegaran.

Penjagaan ketat selain membuat repot warga yang hendak lalu-lalang di kampung sisi lain juga membuat warga mengaku, tenang. “Sebagai warga kampung, ya kami merasa tenang ada yang jaga-jaga di mulut jalan, biar kita semua aman dari penularan virus Corona,” kata Nur Wahyudi, warga Jalan Cempaka.

Malam Minggu kali ini berdasarkan pengamatan relatif lebih sepi dibandingkan malam Minggu sepekan lalu. Di kawasan alun-alun misalnya, hanya ada beberapa odong-odong dengan beberapa penumpang yang berputar-putar.

Demikian juga pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun terlihat sepi pembeli. “Semua pada takut Corona, pembeli sepi,” ujar seorang PKL. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : Muhammad Rizal


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Trending di Lingkungan