Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Nasional · 9 Apr 2020 11:55 WIB

Sudah 111 Pemudik Dikarantina, Mayoritas dari Bali dan Kalimantan


					Sudah 111 Pemudik Dikarantina, Mayoritas dari Bali dan Kalimantan Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Terhitung sejak Minggu (5/4/2020) lalu, jumlah warga yang karantina di Kabupaten Probolinggo terus bertambah. Hingga Kamis (9/4/2020) sore, sudah sebanyak 111 pemudik yang diisolasi.

Data yang dirangkum PANTURA7.com, 111 orang yang dikarantina di 18 kecamatan, terbanyak ada di Kecamatan Krucil dengan jumlah 12 orang. Lalu di Gending 8 orang; Dringu 6 orang; Paiton 11 orang; Gading 4 orang; dan Kotaanyar 9 orang.

Selanjutnya di Kecamatan Lumbang 4 orang; Banyuanyar 11 orang; Sumberasih 9 orang; Pajarakan 8 orang; Tegalsiwalan 4 orang; Tongas 1 orang; Maron 2 orang; Wonomerto 4 orang; Kraksaan 1 orang; Tiris 11 orang; Besuk 3 orang; serta Leces 3 orang.

Koordinator Pengamanan dan Gakkum Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, warga yang diisolasi merupakan para pekerja yang memilih pulang kampung melalui sejumlah jalur tikus di perbatasan.

“Arahan Bupati kepada seluruh warga Kabupaten Probolinggo yang berada di luar daerah agar menahan diri untuk sementara waktu dengan tidak pulang kampung. Namun ternyata masih banyak warga yang mengabaikannya,” kata Ugas.

Makin bertambahnya warga yang diisolasi, lanjut Ugas, menyulitkan pemerintah daerah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Terlebih SDM dan peralatan yang ada di 4 titik cek poin masih terbatas.

“Tidak menutup kemungkinan ada pemudik yang berhasil lolos. Sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 susah dihentikan. Status Kabupaten Probolinggo sebagai zero Covid-19 tidak akan mungkin bisa dipertahankan,” ujar Ugas.

Dari keseluruhan pemudik, sambungnya, mayoritas berasal dari dua daerah, yakni dari Bali dan Kalimantan. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketat di check point ditingkat desa dan kecamatan.

“Kami tak ingin kecolongan, maka dari itu informasi berharga dari warga terkait adanya pendatang akan sangat bermanfaat bagi Satgas Covid-19 untuk memudahkan kami memutus mata rantai virus corona,” tuturnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember

5 April 2025 - 10:48 WIB

Selisih Sehari dengan Pemerintah, Jamaah Aboge di Leces Shalat Idul Fitri Hari Ini

1 April 2025 - 10:23 WIB

Warga Winongan Rayakan Lebaran di Tengah Sisa Genangan Banjir

31 Maret 2025 - 16:37 WIB

Kado Lebaran, 507 Warga Binaan Lapas Kelas II Probolinggo Dapat Remisi

31 Maret 2025 - 15:23 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Akan Gelar Open House, Warga Boleh Datang, Dilarang Bawa Oleh-oleh

30 Maret 2025 - 16:18 WIB

Waspada Bencana saat Libur Lebaran, BPBD Pasuruan Siaga Penuh 24 Jam

29 Maret 2025 - 18:18 WIB

Polres Pasuruan Sediakan Layanan Titip Kendaraan bagi Pemudik

29 Maret 2025 - 17:06 WIB

Program Berkah Nusantara PLN Nusantara Power UP Paiton Bagikan Seribu Paket Sembako dan Santunan Anak Yatim

29 Maret 2025 - 12:53 WIB

Waspada Microsleep saat Mudik, Ini Tips Pencegahannya

29 Maret 2025 - 11:12 WIB

Trending di Sosial