Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Kesehatan · 12 Apr 2020 15:23 WIB

Pasien Positif Covid-19 di Pasuruan Pulang Paksa dari RS, Tim Lakukan Penjemputan


					Pasien Positif Covid-19 di Pasuruan Pulang Paksa dari RS, Tim Lakukan Penjemputan Perbesar

REMBANG-PANTURA7.com, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan dibantu tim medis dan Muspika Kecamatan Rembang, akhirnya berhasil melacak keberadaan satu pasien perempuan positif corona, yang sebelumnya pulang paksa dari rumah sakit.

Perempuan berinisial LF (32) tersebut merupakan seorang ibu rumah tangga yang berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) tercatat sebagai warga Ibukota Jakarta. Ia diketahui berada di salah satu rumahnya yang ada di wilayah Kecamatan Rembang.

Petugas mendatangi rumah LF pada Minggu (12/04/2020) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Dengan menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap, petugas menjemput LF beserta anak pertamanya berinisial SD (14), untuk kemudian dibawa ke RSUD Bangil guna diisolasi serta dirawat semaksimal mungkin.

Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengatakan, ketika petugas mendatangi rumah LF, ia ternyata tengah bersama anak-anak dan keluarga besarnya.

“Sedang banyak orang di dalam rumah itu, ada tujuh orang. Tapi ketika kita ke sana, mereka kooperatif, karena sebelumnya kita menelpon suami LF yang berinisial ID. Suaminya sempat tidak mau, tapi akhirnya mengijinkan,” kata Sudiono.

Dijelaskannya, pasien LF ini masuk ke RSUD Bangil pada tanggal 27 Maret 2020 setelah mengalami batuk, pilek disertai sesak nafas. Begitu masuk RS, tim medis langsung melakukan penanganan hingga kondisinya stabil.

Akan tetapi menurut Sudiono, karena merasa sudah sangat sehat, LF memaksa pulang. Padahal hasil swab belum keluar, meski hasil rapid test saat itu menyatakan ia negatif Covid-19.

“Hasil swab-nya keluar setelah LF ini pulang paksa dan tidak menyampaikan penjelasan apapun kepada petugas. Nah ketika positif, kami langsung mencarinya, Alhamdulillah ketemu,” tutur dia.

Dengan dibawanya LF ke RSUD Bangil, secara otomatis sang anak berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) baru dan langsung diisolasi di RS. “Untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 belum ada perubahan, tetap 10 orang,” tandas Sudiono. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Trending di Pemerintahan