Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 16 Apr 2020 07:01 WIB

Perbaiki Kabel Listrik, Warga Wonoasih Tewas Kesetrum


					Perbaiki Kabel Listrik, Warga Wonoasih Tewas Kesetrum Perbesar

WONOASIH-PANTURA7.com, Nahas menimpa Joni Hermanto, warga RT 1 RW III, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Bapak dua anak itu tersengat aliran listrik saat memperbaiki kabel listrik, Kamis (16/4/2020) siang.

Informasi yang dihimpun PANTURA7.com di lokasi kejadian, korban kali pertama ditemukan tergantung di Gardu Trafo Tiang (GTT) milik PLN, yang berada di pinggir jalan raya Wonoasih atau sekitar 500 meter selatan rumah korban.

Saat ditemukan sekitar pukul 11.50 Wib, diduga korban sudah dalam keadaan meninggal karena tubuh pria paruh baya itu sudah tidak bergerak. Joni diketahui hendak memperbaiki aliran listrik yany sedang mengalami pemadaman.

“Katanya mau perbaiki listrik, kakak ipar saya itu selama ini memang sering perbaiki listrik. Tapi kok sekarang malah kesetrum begini,” kata Rita adik ipar korban.

Meski mahir dalam urusan listrik, namun korban diketahui bukan pekerja Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sebaliknya, korban merupakan pensiunan PT. Kertas Leces.

Proses evakuasi dari GTT berlangsung alot, karena petugas PLN yang datang ke lokasi kejadian harus terlebih dahulu mematikan travo. Selain itu, petugas harus menggunakan tali agar jasad korban mendarat dengan baik.

“Korban memang sering dimintai warga memperbaiki listrik jika ada kendala sambungan. Korban warga sekitar lokasi kejadian,” jelas Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini.

Kapolsek menjelaskan, bahwa kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal. Saat memperbaiki listri, korban bekerja sendirian. “Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke rumah duka, karena keluarga tidak berkenan jasad korban diotopsi,” pungkas dia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa