Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Religi & Pesantren · 22 Apr 2020 09:13 WIB

Peduli Korban Covid-19, MA Zaha Genggong Bagikan Sembako-Masker


					Peduli Korban Covid-19, MA Zaha Genggong Bagikan Sembako-Masker Perbesar

PAJARAKAN-PANTURA7.com, Pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sejak 2 bulan terakhir, membuat pemerintah terpaksa menerapkan kebijakan pembatasan sosial (social distancing dan imbauan bekerja dari rumah (work from home). Langkah itu sebagai bentuk pencegahan penyebaran dan penanggulangan virus mematikan tersebut.

Namun, siapa sangka jika dua kebijakan tersebut justru menjadi pukulan telak bagi pekerja sektor informal. Sebab, para pekerja di sektor ini seperti pemulung, penjual kuliner, pengayuh becak serta tukang parkir kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kondisi itu membuat sejumlah pihak prihatin dan melakukan gerakan sosial. Salah satunya seperti yang dilakukan para pengajar MA Zainul Hasan 1 Genggong, Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, yang membagikan sembako dan masker bagi pekerja sektor informal di sekitar sekolah, Rabu (22/4/2020).

Kepala MA Zainul Hasan 1 Genggong, Nun Hassan Ahsan Malik menuturkan, pembagian paket sembako dan masker merupakan kegiatan peduli sosial kepada masyarakat di sekitar sekolah. Apalagi, masyarakat hendak memasuki bulan suci ramadhan.

“Semoga dengan sedikit sembako ini, masyarakat bisa senang dalam menyambut Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 ini,” Nun Alex, panggilan Nun Hassan Ahsan Malik, saat berbagi sembako dan masker kepada masyarakat.

Menurut Nun Alex, paket sembako yang berisi 5 kilogram beras, mie goreng, 1 kilogram minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir dan sehelai masker, dibagikan kepada sedikitnya 100 kepala keluarga (KK).

“Pembagian sembako ini juga sebagai wujud menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H. Kami bagikan secara ‘door to door’ untuk mengurangi beban mereka,” imbuh kiai yang juga Kepala Biro Kominfo Pesantren Zainul Hasan Genggong ini.

Selanjutnya, Nun Alex meminta masyarakat bersabar sembari senantiasa membiasakan pola hidup sehat. “Mari kita sama-sama yakin, bahwa virus ini segera diangkat oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Jangan lupa jaga kebersihan dan kesehatan, gunakan masker ini,” imbaunya. (*)


Editor : Efendi Muhmmad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

TP PKK Lumajang Tebar Ilmu Perkuat Iman dengan Kajian Tafsir dan Tahsin Al-Qur’an

27 Maret 2025 - 15:41 WIB

NU Lumajang Beberkan Lima Keistimewaan yang Perlu Diketahui Saat Bulan Ramadhan

6 Maret 2025 - 11:54 WIB

Tentukan Awal Ramadhan, NU Kota Probolinggo Tunggu Sidang Isbat

26 Februari 2025 - 09:28 WIB

Perluas Dakwah, NU Krejengan Probolinggo Gelar Pelatihan Digital

10 Februari 2025 - 15:43 WIB

Mengenal Sofia, Aktivis asal Leces yang Kini Menakhodai Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

27 Januari 2025 - 13:04 WIB

Kreatif! Ponpes Azidan Barokatu Zainil Hasan Gelar Lomba Kreasi Tumpeng Sambut Hari Ibu

16 Desember 2024 - 19:43 WIB

Era Baru NU Kota Probolinggo Dimulai, Tiga Pilar jadi Spirit Gerakan

27 Oktober 2024 - 19:22 WIB

MUI Kab. Probolinggo Sebut Agen Zionisme Berkeliaran, Warga Diminta Waspada

29 Juli 2024 - 19:33 WIB

Ratusan Jamaah Haji Kota Probolinggo Tiba, Pj. Walikota Beri Pesan Begini

4 Juli 2024 - 13:06 WIB

Trending di Religi & Pesantren