Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Lingkungan · 29 Apr 2020 10:10 WIB

Usir Ubur-ubur, PLTU Paiton Libatkan Nelayan


					Usir Ubur-ubur, PLTU Paiton Libatkan Nelayan Perbesar

PAITON-PANTURA7.com, Ribuan ubur-ubur yang menyerbu kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, tepatnya kanal intake Unit 1-2 milik PT PJB Unit Pembangkitan (UP), perlahan mulai berkurang.

Namun demikian, penangan terus dilakukan agar serbuan biota laut itu tak sampai menggangu sistem kelistrikanJawa Bali. Tim Paiton 1-2 masih mengupayakan dengan tetap memegang kaidah keselamatan dan kelestarian alam serta lingkungan.

“Kejadian ini bukan hal yang mudah bagi kami, karena serangan ubur-ubur ini terjadi pada saat pandemi Covid 19 dan ditengah bulan Ramadhan, namun sebagai lini terdepan kelistrikan kami berkomitmen untuk mengatasi kejadian ini dengan sepenuh hati, ” kata Direktur Utama PT PJB, Iwan Agung Firstantara, Rabu (29/4/2020).

Dikatakan Iwan, di garda terdepan terdapat 15 personil yang stand-by 24 jam non stop dengan sistem shift untuk menyaring ubur- ubur. Mereka dibantu para nelayan untuk menghalau ubur-ubur agar tidak mendekati kanal intake water.

“Di setiap jaring yang terpasang pada mesin pembangkit telah bersiap siaga juga personel yang akan menghalau masuknya populasi ubur-ubur ke mesin pembangkit. Walaupun begitu, tidak terjadi gangguan pada UP Paiton 1-2 sehingga pasokan listrik terjamin aman,” paparnya.

General Manager UP Paiton 1 dan 2, Mustofa Abdillah menjelaskan, ribuan ekor ubur- ubur diketahui memasuki PLTU Paiton pada Sabtu, (25//42020) Ubur-ubur terlihat di sekitar bawah conveyor pada pukul 03.30 Wib.

“Selain tim internal, kami juga melibatkan nelayan. Ubur- ubur dijaring menggunakan jala nelayan lalu digiring dan dilepas di tengah laut dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan dan tidak membunuh ubur-ubur,” tandasnya.

Serbuan ubur-ubur di kawasan objek viral nasional ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya pada tahun 2016, hal serupa juga terjadi. Bahkan penyediaan tenaga listrik di pembangkit yang memiliki daya terpasang 2×400 MW sempat terganggu. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Reservoir Diresmikan, 600 Rumah di Lumajang Dipasok Air Bersih

25 Maret 2025 - 18:16 WIB

Cegah Kecelakaan, Dua Pos Perlintasan KA di Kota Probolinggo Diresmikan

25 Maret 2025 - 16:08 WIB

Trending di Lingkungan