Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Kesehatan · 20 Mei 2020 22:23 WIB

Tes Swab Covid-19 Kini Bisa Dilakukan di RSUD dr. Moh. Saleh


					Tes Swab Covid-19 Kini Bisa Dilakukan di RSUD dr. Moh. Saleh Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo kini punya PCR (Polymerase Chain Reaction). Dengan alat ini, pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik virus corona bisa dilakukan.

Per hari ini, Rabu (20/5/2020), alat tersebut sudah melakukan empat pemeriksaan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Lab biomokuler PCR itu terletak di ruang minilab lantai 2 poli RSUD dr Mohamad Saleh.

“Kami patut bersyukur alhamdulillah, di RSUD dr Mohamad Saleh ada alat yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat hasil pasien yang ditengarai terpapar Covid-19. Alat ini lebih cepat, insyaallah 45 menit sudah bisa diketahui hasilnya,” kata Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin.
Dengan adanya PCR ini, RSUD tidak lagi memeriksakan hasil swab ke luar kota yang memakan waktu 3 sampai 4 hari guna menunggu hasilnya. “Satu alat ini dalam sehari bisa memeriksa sampai 250 orang,” jelas Wali Kota.

ia menambahkan, apabila seseorang telah di rapid test dan ada tanda mengarah ke Covid-19, maka ia akan di swab. “Kami juga akan menerima pemeriksaan dari luar daerah, namun perawatan pasien tetap kewenangan masing-masing daerah,” Wali Kota menjelaskan.

Plt Direktur RSUD dr Mohamad Saleh, dr Abraar HS Kuddah menyebut, alat buatan Korea Selatan ini khusus mendiagnosa Covid-19. Di dalam alat ini ada dua reagen yang bisa diagnosis apabila di tubuh terdapat virus, lalu dipertajam lagi dengan satu reagen tertuju pada gejala Covid-19.

“Alat ini real time PCR. Jadi ada TCM (Tes Cepat Molekuler), ada real time. Real time ini sensitifitasnya lebih tinggi dari TCM. Real time bisa menegakkan diagnostik dalam tubuh pasien terdapat Covid-19 dalam waktu 45 menit. Akurasinya 99,99 persen menurut para ahli yang mengesahkan dan menyatakan alat ini boleh beredar,” papar dr Abraar.

Dokter spesialis bedah ini mengatakan, harga alat yang diperkirakan sekitar Rp 1 M itu dapat dimanfaatkan oleh pasien umum yang ingin tes mandiri dengan biaya Rp 1.750.000. “Kalau sudah ODP atau pasien gratis,” tuturnya.

Menurut dr. Abraar, tenaga medis yang bertugas di pemeriksaan PCR terdiri dari dua dokter spesialis patologi klinik dan empat analis medis. “Juga ada dua petugas yang mengambil swab melalui lendir di bawah hidung dan tenggorokan,” bebernya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan