Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Pemerintahan · 27 Mei 2020 12:21 WIB

Lawan Covid-19, Kabupaten Sidoarjo Luncurkan Kampung Tangguh Semeru


					Lawan Covid-19, Kabupaten Sidoarjo Luncurkan Kampung Tangguh Semeru Perbesar

SIDOARJO-PANTURA7.com, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama kepolisian, Kodim 0816 dan Pemerintah Desa meluncurkan Kampung Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib dan Rukun). Langkah ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di tingkat desa.

Kali ini, Kampung Tangguh yang diluncurkan adalah di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, dan Desa Wage, Taman, dan Desa Pabean, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu (27/5/2020) siang.

“Program ini digagas Kapolda Jatim untuk mengoptimalkan peran serta masyarakat dan membangun kedisiplinan warga di tingkat desa, khususnya dalam mencegah persebaran Covid-19,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Pencegahan dan penanganan wabah virus corona, papar Sumardji, tentu tidak mungkin hanya diserahkan kepada pemerintah. Upaya itu juga menuntut partisipasi dan kedisiplinan masyarakat, relawan, maupun perangkat desa.

“Semua pihak mesti saling mengingatkan untuk menaati protokol kesehatan. Misalnya, memakai masker jika keluar rumah, keluar masuk desa harus lapor RT/RW, sering cuci tangan, melakukan physical distancing, dan sejenisnya,” tutur dia.

Kepala Desa Pepelegi Iswahyudi mengaku, pihaknya bersama warga menyambut baik pembuatan kampung tangguh beserta satgas-satgasnya. Ia optimis melalui program ini dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di desanya.

Dikatakannya, keberadaan posko Kampung Tangguh tingkat desa yang dilengkapi dengan ruang isolasi, ruang kesehatan, ketersediaan gudang dan lumbung pangan, sarana public address seperti cctv, speaker dan ambulance, bakal efektif menekan penyebaran Covid-19.

“Kampung tangguh ini juga ditopang satgas-satgas serta bhabinkamtibmas dan babinsa yang selalu siap menangani bila terjadi keadaan darurat dari bahaya Covid-19,” tandasnya.

Iswahyudi mencontohkan, dalam pemakaman pasien Covid-19 misalnya, warga desa bersama perangkatnya diharapakan dapat menjalankan tugas sesuai protokol kesehatan atau SOP. “Sehingga angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” harap dia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Mudik Gratis di Pasuruan, Ratusan Warga Berangkat Pulang Kampung Hari Ini

28 Maret 2025 - 15:52 WIB

Petolekoran, Tradisi Unik Warga Gili Ketapang Jelang Lebaran

27 Maret 2025 - 16:00 WIB

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Trending di Pemerintahan