Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Kesehatan · 1 Jun 2020 05:41 WIB

Punya 29 Kampung Tangguh, Kota Probolinggo Siap Hadapi Era ‘New Normal’


					Punya 29 Kampung Tangguh, Kota Probolinggo Siap Hadapi Era ‘New Normal’ Perbesar

KANIGARAN-PANTURA7.com, Sedikitnya 29 kampung tangguh semeru berdiri di wilayah Kota Probolinggo. Kampung ini dibentuk guna mencegah penyebaran dan mempercepat penanganan Covid-19 sekaligus memulai era ‘New Normal’.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambariyadi Wijaya menjelaskan, kampung tangguh terbentuk berkat inisiatif warga. Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, menurutnya, hanya memberikan stimulan dan bingkai kepada masyarakat.

“Prinsip kampung tangguh di masyarakat sebenarnya sudah ada. Sistem gotong royong, musyawarah dan kerja bakti itu sudah ada,” kata Kapolres Ambariyadi saat sosialisasi kampung tangguh di Aula Balai RW XII Perum Asabri, Kelurahan / Kecamatan Kanigaran, Senin (1/6/2020).

Ia menambahkan, di kampung tangguh terdapat fasilitas penunjang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. “Diantaranya tersedianya posko sebagai pusat pengendali kegiatan dan pengolahan data, baik warga setempat maupun warga pendatang yang akan masuk ke kelurahan,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Kapolres, terdapat pula ketersediaan sarana check point berupa pos jaga pada akses masuk yang diawasi oleh Linmas, TNI-Polri maupun unsur masyarakat lainnya, serta penyemprotan desinfektan secara berkala.

“Para personel yang bertugas di kampung tangguh akan mewajibkan masyarakat setempat untuk selalu memakai masker dan mencuci tangan sebelum ke luar rumah,” dia menegaskan.

Saat ini, imbuh Kapolres, ada 29 kampung tangguh yang telah berdiri di Kota Probolinggo. Di setiap kampung, rata-rata warga sudah mampu membuat Alat Pelindung Diri (APD) dan masker.

“Semakin banyak kampung tangguh yang dibentuk secara mandiri, tentu lebih baik. Kalaupun ada kampung yang steril dari Covid-19, ya kita berikan penyuluhan,” paparnya.

Ketua RW XII Perum Asabri, Ina Aliya Ningsih, menyambut baik terbentuknya kampung tangguh di pemukimannya. Menurutnya, selain pencegahan Covid-19, kampung tangguh jika bisa menjadi wadah mengasah kreatifitas warga.

“Alhamdulillah, disini belum ada warga yang terinfeksi Covid-19. Diluar itu, saya pikir kampung tangguh banyak manfaatnya, salah satunya ya warga saya bisa membuat masker dan APD sendiri,” tutur Ina. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Trending di Lingkungan