Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 10 Jun 2020 11:31 WIB

Terminal Bayuangga Dibuka Kembali, Penumpang Sepi


					Terminal Bayuangga Dibuka Kembali, Penumpang Sepi Perbesar

KADEMANGAN-PANTURA7.com. Terminal-terminal bus di Jawa Timur kembali melayani perjalanan antarkota dan antarprovinsi (AKAP). Termasuk Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo kembali dibuka.

Tak hanya bus antar kota dalam provinsi (AKDP), bus antar kota antar provinsi (AKAP) juga mulai beroperasi. Hal ini menyusul berakhirnya larangan mudik.

Dasar dibukanya kembali merujuk surat Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur terkait selesainya larangan AKDP per tanggal 08 Juni 2020. “Sudah operasi lagi,” ujar Koordinator Terminal Tipe A Bayuangga, Budiharjo, Rabu (10/6/2020).

Meski sudah buka dan beroperasi secara normal, perusahaan otobus (PO) diminta memenuhi beberapa persyaratan jika akan mengangkut penumpang. Sopir, kenek, kondektur, dan penumpang bus diwajibkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Memakai masker, sarung tangan, ada jarak penumpang. Jadi untuk penumpang harus menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker juga jaga jarak,” katanya.

Lebih lanjut, pihak perusahaan juga diwajibkan menyemprot busnya menggunakan disinfektan ketika akan dioperasionalkan. Upaya ini sebagai langkah sterilisasi pencegahan penularan virus corona terhadap penumpang.

“Terus kalau bus mau jalan harus ada yang menyemprot, yakni dari perwakilan perusahaan,” terangnya.

Di terminal, pihaknya telah memasang thermal scanner. Setiap penumpang diwajibkan melewati alat itu untuk pengecekan suhu badan.

Jika suhu tubuh penumpang di atas 38 derajat Celsius, maka dilarang naik bus. Sejauh ini penumpang di Terminal Bayuangga masih belum banyak. “Baru satu dua penumpang, karena baru beberapa hari juga,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

5 April 2025 - 20:16 WIB

Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu

5 April 2025 - 17:10 WIB

KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran

3 April 2025 - 12:38 WIB

Libur Panjang, Berikut Tips Memilih Liburan saat Lebaran

1 April 2025 - 17:30 WIB

Masih jadi Favorit, 95.585 Pemudik Gunakan KA Saat Lebaran 2025

30 Maret 2025 - 19:57 WIB

Libur Panjang Lebaran, Mobil Dinas Pemkab Probolinggo Dikandangkan

30 Maret 2025 - 15:16 WIB

Penyelenggaraan Haji Bakal Dikelola BP Haji, Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania Beri Pesan Khusus

29 Maret 2025 - 19:55 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 di Jember, Sehari Tembus 10.482 Penumpang KA

28 Maret 2025 - 20:33 WIB

Mudik Gratis di Pasuruan, Ratusan Warga Berangkat Pulang Kampung Hari Ini

28 Maret 2025 - 15:52 WIB

Trending di Regional