Menu

Mode Gelap
Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (2) Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Lansia dan Warga Rentan, Begini Langkah Dinsos Jember Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

Kesehatan · 12 Jun 2020 13:14 WIB

Pedagang Pasar di Probolinggo; 108 Reaktif, 14 Positif Covid-19


					Pedagang Pasar di Probolinggo; 108 Reaktif, 14 Positif Covid-19 Perbesar

DRINGU-PANTURA7.com, Sebanyak 108 pedagang pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo, berdasarkan hasil rapid test dinyatakan reaktif. Dari jumlah itu, 14 diantaranya terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19.

“Dalam rapid test massal yang kita lakukan, hasilnya 108 orang pedagang pasar reaktif. Setelah mereka kita swab, ternyata 14 orang positif Covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto, Jum’at (12/6/2020).

Menurut dr. Anang, pedagang yang reaktif dan positif Covid-19 berasal dari 8 pasar. Meliputi Pasar Paiton, Kraksaan, Krejengan, Semampir Kraksaan, Maron, Muneng Sumberasih, Bayeman Tongas, dan Dringu.

“Kami menggelar rapid test massal bagi pedagang pasar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sebagaimana intruksi ibu bupati. Karena pasar merupakan salah satu pusat keramaian,” paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Yulius Cristian menyebut, para pelaku pasar memang rentan terpapar Covid-19. Oleh karenanya, imbuh dia, pemerintah daerah memperketat protokol kesehatan.

“Tidak hanya rapid test massal saja, kami juga mewajibkan para pembeli dan pedagang pasar memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk maupun keluar dari pasar,” tandas Yulius ditemui di Pasar Dringu.

Pedagang yang tidak memakai masker, menurut Yulius, diberi sanksi berupa tidak boleh berjualan. “Untuk pembeli yang tidak bermasker, maka tidak kami izinkan masuk ke dalam pasar,” lugasnya.

Sekedar informasi, kini pasien positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sebanyak 120 orang. Dari jumlah itu, 3 orang meninggal dunia, 26 orang masih dirawat, dan 91 pasien dinyatakan sembuh.

Selain itu, 481 orang tercatat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), dengan rincian 412 orang selesai dipantau, 63 orang masih di pantau dan 6 orang ODP meninggal dunia.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 64 orang, dimana 7 orang masih diawasi, 38 selesai diawasi dan 19 orang meninggal dunia. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Trending di Pemerintahan