Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Gaya Hidup · 17 Jun 2020 05:37 WIB

New Normal, Masker Kain Stylish Diburu Milenial


					New Normal, Masker Kain Stylish Diburu Milenial Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Bagi kalangan milenial, masker tidak sebatas penutup muka untuk mencegah penularan Covid-19, tetapi juga harus bergaya (stylish). Untuk memenuhi permintaan mereka, maka muncul produk masker berbahan kain dengan gambar-gambar artistik.

Maksum (45 ), perajin masker mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, pemerintah mengkampanyekan penggunaan masker kain untuk masyarakat. Sementara masker medis umumnya diperuntukkan tenaga kesehatan.

“Kami dari kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah berusaha memenuhi kebutuhan masker kain,” katanya, Rabu (17/6/2020).

Ia mengaku ikut tergerak membuat masker setelah barang tersebut sempat langka dan harganya melambung. “Menuju new normal, masker jenis ini yang memang laris,” papar dia.

Dinda, siswi SMK di Kota Probolinggo mengaku lebih senang mengenakan masker kain stylish dibandingkan masker biasa. “Namanya juga anak muda, senang sesuatu yang artistik,” ujarnya.

Selain asyik, masker stylish membuatnya lebih percaya diri. “Awalnya terpengaruh teman-teman untuk mengenakan masker stylish, ternyata asyik juga,” Dinda menjelaskan.

Lurah Kanigaran, Dwi Arianto pun tergelitik untuk ikut berkomentar terkait maraknya penjualan masker stylish. Kebetulan sejumlah pedagang kaki lima berjualan masker di trotoar di depan Kantor Kelurahan Kanigaran.

“Memang banyak para penjahit yang turut tergerak untuk merilis produk masker kain melalui brand dan motif dengan lambang sekolah mulai SD hingga SMA. Koleksi masker ini terbuat dari kain dengan kombinasi ragam warna dan corak,” papar Dwi. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga

3 April 2025 - 18:17 WIB

Bisnis Menggiurkan! Budidaya Ikan Kerapu Keramba Menjamur di Pulau Gili Ketapang

15 Februari 2025 - 20:17 WIB

Bukan Pencitraan, Sebelum Nakhodai DPRD Lumajang, Hobinya Makan Bersama

30 Januari 2025 - 19:10 WIB

Kreatif! Warga Kanigaran Kota Probolinggo Sulap Anggur jadi Aneka Minuman Nikmat

14 Desember 2024 - 19:49 WIB

Xuping, Perhiasan Emas Imitasi yang Kini Digandrungi Warga Kota Probolinggo

26 Oktober 2024 - 12:37 WIB

Pangkas Rambut Tradisional di Kota Probolinggo Masih Bertahan Ditengah Gempuran Barbershop

8 Oktober 2024 - 18:25 WIB

Kreatif! Warga Ketapang Kota Probolinggo Sulap Galon Bekas jadi Hiasan Bunga Estetik

28 September 2024 - 15:55 WIB

Menabung Lima Tahun, Pasutri Ini Beli Motor dengan Uang Koin

21 Agustus 2024 - 19:58 WIB

Jazz Gunung Bromo 2024, Elfa’s Singers hingga Ndaru Ndarboy Hangatkan Penonton dalam Balutan Bediding Bromo

20 Juli 2024 - 15:27 WIB

Trending di Gaya Hidup