Menu

Mode Gelap
Tepergok Curi Tas di Pemandian Banyu Biru, Pria ini Nyonyor Digebuki Warga Halal Bihalal di Pasuruan, Gus Hilman Gelorakan Semangat Pengembangan Riset dan Literasi Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember

Berita Pantura · 21 Jun 2020 11:18 WIB

PPP Mayangan Ditutup, Warga Berharap Dibuka Lagi


					PPP Mayangan Ditutup, Warga Berharap Dibuka Lagi Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Pemprov Jatim tetap menutup akses pintu keluar dan masuk di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Kota Probolinggo bagi masyarakat umum.

Hanya para pekerja di PPP Mayangan yang diperkenankan keluar-masuk pelabuhan perikanan yang dikelola Pemprov Jatim itu.

“Untuk masyarakat umum sementara ini belum bisa masuk ke PPP Matangan. Kalau para pekerja pelabuhan silakan. Kami hanya menjaga demi amannya di wilayah pelabuhan perikanan ini,” kata Kasi Pelayanan Teknik Pelabuhan (PTP) pada UPT PPP Mayangan, Arif Wahyudi, Minggu (21/6/2020).

Soal kapan PPP Mayangan dibuka kembali untuk umum, Arif mengatakan, tergantung kebijakan dari Pemprov Jatim. Dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Jatim.

Arif mengatakan, penutupan akses keluar dan masuk ke PPP Mayangan berlangsung beberapa waktu lalu, terkait dengan pandemi Covid-19.

Hal senada diungkapkan petugas jaga di PPP Mayangan, Adi. Dikatakan sesuai petunjuk pimpinannya, masyarakat umum yang tidak punya kepentingan di PPP Mayangan untuk sementara ini belum bisa izinkan masuk.

Sementara itu salah seorang warga, Anton berharap agar PPP Mayangan dibuka kembali untuk masyarakat umum. “Kami sudah rindu ingin berendam di laut di kawasan PPP Mayangan, biar tubuh sehat,” katanya.

Seperti diketahui, selama ini ratusan warga Probolinggo biasa berendam air laut di kawasan PPP Mayangan. Terapi “kumkum” tersebut sudah lama menjadi kebiasaan warga baik pagi maupun sore hari.

Tetapi terkait pandemi Covid-19, aktivitas berendam di laut itu terhalang. Yakni, sejak masyarakat umum dilarang memasuki PPP Mayangan.

Perkembangan pasien Covid-19 di Kota Probolinggo sendiri yang sempat dua hari bebas (zero) pasien yang dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh, Kamis-Jumat (18-19/6/2020), ternyata tidak bertahan lama. Karena pada Sabtu sore (20/6/2020) Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Probolinggo merilis ada 10 pasien baru yang terpapar Covid-19. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura