Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Berita Pantura · 25 Jun 2020 05:50 WIB

3 Bulan Ditutup, Pasar Hewan Besuk Dibuka Paksa


					3 Bulan Ditutup, Pasar Hewan Besuk Dibuka Paksa Perbesar

BESUK-PANTURA7.com, Pasar Hewan di kompleks Pasar Besuk, Kabupaten Probolinggo, dibuka paksa pedagang. Pedagang ingin berjualan kembali setelah pasar ditutup akibat pandemi Covid-19, sejak 3 bulan lalu.

Pantauan PANTURA7.com di lokasi, Kamis (25/6/2020) pagi, puluhan kendaraan bak terbuka bermuatan sapi lalu lalang keluar masuk pasar. Ironisnya, para pedagang dan pembeli yang tengah transaksi, terlihat tidak mengenakan masker.

Muhammad Sholehuddin (45) pedagang sapi asal Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton mengatakan, pedagang nekad membuka pasar karena banyak pedagang yang terlanjur datang. Alhasil, arus lalu lintas di jalan raya Besuk pun macet.

“Ya, mau tidak mau kami buka paksa pasarnya. Karena pedagang sapi dari berbagai desa sudah berdatangan. Kalau tidak dibuka, bakalan macet,” kata Sholehuddin.

Selama pasar hewan ditutup, lanjut dia, sangat berdampak terhadap ekonomi para pedagang. Sejak pasar hewan ditutup pada Maret lalu, otomatis menurutnya, pedagang kehilangan pendapatan.

“Mau dikasih makan apa keluarga kami, sedangkan sumber ekonomi kami dari berdagang sapi. Beda jika ada gaji tetap, ya enak. Saya harap pasar hewan dibuka kembali seperti biasanya,” ujar dia.

Meski dibuka paksa, sambungnya, pedagang sapi yang datang ke Pasar Hewan Besuk hanya berasal dari wilayah Kabupaten Probolinggo. Sementara, papar Sholehuddin, pedagang dari luar daerah belum datang karena pasar dibuka secara tiba-tiba.

“Tidak ada yang dari luar daerah Kabupaten Probolinggo karena ini perdana dibuka setelah sekitar 3 bulan ditutup pemerintah gara-gara pandemi Covid-19,” tutupnya.

Diketahui, pasar hewan di Kabupaten Probolinggo ditutup sejak Rabu (8/4/20202) lalu. Penutupan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo lantaran tak sedikit pedagang hewan yang berasal dari zona merah seperti, Surabaya, Sidoarjo dan Lumajang. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura