Menu

Mode Gelap
Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

Pemerintahan · 25 Jun 2020 14:52 WIB

New Normal, Pemkab Probolinggo Siapkan 104 Pasar Modern


					New Normal, Pemkab Probolinggo Siapkan 104 Pasar Modern Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menyiapkan 104 toko yang diplot sebagai pasar modern. Ratusan pasar modern tersebut dipoles untuk menghadapi era New Normal, sehingga perekonomian tetap stabil.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi mengatakan, pihaknya sudah mengecek segala sarana prasarana yang dibutuhkan pasar modern dalam menghadapi era New Normal.

“Alhamdulillah, rata-rata pasar maupun toko modern sudah mengikuti anjuran pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan. Semoga saja tidak hanya pasar modern saja, tetapi pasar yang ada di Kabupaten Probolinggo juga sudah siap menghadapi New Normal,” kata Dwijoko, Kamis (25/6/2020).

PANTAU : Pengelola pasar modern dan petugas Satpol PP memantau penerapan protokol kesehatan bagi karyawan dan pengunjung. (Foto : M. Ahsan Faradies).

Dibentuknya pasar tangguh modern, papar Dwijoko, bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur didalam toko ataupun swalayan saat menghadapi New Normal. Selain itu, menurutnya, pasar modern mampu beradaptasi menghadapi pandemi Covid-19.

“Jadi kalau sudah dikatakan pasar tangguh modern, berarti sudah memenuhi syarat menghadapi New Normal. Itu bagian dari kesiapan seluruh elemen masyarakat, termasuk pasar modern menghadapi New Normal dan tetap mengikuti protokol kesehatan,” tutur dia.

Sementara itu, Manager Diva Swalayan Kraksaan, Rudi Rizaldi menyampaikan, sebagai salah satu pasar modern, Diva Swalayan sudah menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, sebelum ada himbauan dari pemerintah, pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan secara mandiri.

“Karena kami sadar dampak Covid-19 ini sangat berbahaya, sehingga kita menerapkan protokol kesehatan. Dengan jaga jarak, bermasker bagi siapapun dan cuci tangan,” ujar Rudi.

Sejak protokol kesehatan diterapkan, sambung Rudi, pihaknya tidak pandang bulu menjatuhkan sanksi bagi pelanggar. Karyawan dan customer yang tidak mengenakan masker tidak diperbolehkan masuk.

“Staf, karyawan dan customer sekalipun kita suruh pulang jika tidak mengenakan masker setelah beberapa kali diingatkan. Pulang dalam arti mengambil atau membeli masker untuk dikenakan di tempat kami,” terang Rudi. (***)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menjelang Lebaran, Pemkab Jember Jamin Stok Daging Sapi Aman

23 Maret 2025 - 20:21 WIB

Dua OPD di Jember Bakal Digabung demi Efisiensi, Tuai Penolakan

22 Maret 2025 - 03:30 WIB

Ketua DPRD Dukung Program Janji Politik Bupati Lumajang

18 Maret 2025 - 17:09 WIB

DPRD Kabupaten Pasuruan Rampungkan Pembahasan Raperda CSR, Siap Disahkan

18 Maret 2025 - 16:48 WIB

Via CSR, Bupati Lumajang Pastikan Anak Disabilitas Dapat Akses Pendidikan dan Fasilitas Pendukung Layak

16 Maret 2025 - 12:01 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Dimutasi, jadi Wadir Resnarkoba Polda Jatim

14 Maret 2025 - 15:04 WIB

Komisi A DPRD Apresiasi Capaian Kinerja Diskominfo Lumajang

12 Maret 2025 - 11:48 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk

10 Maret 2025 - 18:37 WIB

DPRD Lumajang Gelar Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

7 Maret 2025 - 16:38 WIB

Trending di Pemerintahan