Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Berita Pantura · 26 Jun 2020 11:25 WIB

Ditutup 2 Bulan, Pasar Hewan Wonoasih Segera Dibuka


					Ditutup 2 Bulan, Pasar Hewan Wonoasih Segera Dibuka Perbesar

WONOASIH-PANTURA7.com, Pasar Hewan Wonoasih di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo segera dibuka kembali setelah sekitar dua bulan ditutup. Penutupan pasar hewan dipicu tidak patuhnya sebagian besar pedagang dan pembeli terhadap protokol kesehatan terkait Covid-19.

Pembukaan kembali Pasar Hewan Wonoasih diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), Sudiman, Jumat (26/6/2020.

“Jika dibuka kembali, kami akan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat apalagi menyongsong new normal,” katanya.

Dimulai dari pintu masuk dan pintu keluar, pengunjung diwajibkan menjalani pengecekan suhu tubuh. Sebelun itu, mereka juga diwajibkan mencuci tangan dengan sabun.

”Jika ada pengunjung memiliki suhu tubuh tinggi, maka akan diarahkan ke Puskesmas terdekat. Ini untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan,” kata Sudiman.

Dalam aktivitas harian pasar, pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker. Peternak, pengusaha lokal dan pengusaha luar juga demikian. Penerapan jaga jarak saat bertransaksi pun akan diatur.

”Kesiapan untuk pembukaan pasar juga akan diawali dengan penyemprotan disinfektan di sekitar pasar hewan,” tandasnya.

Pembukaan Pasar Hewan Wonoasih, kata Sudiman, untuk menggairahkan kembali perekonomian masyarakat. “Tujuannya ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali, apalagi mendekati Hari Raya Qurban, banyak warga membutuhkan hewan ternak,” katanya.

Sementara itu Camat Wonoasih, Deus Nawandi berharap, pedagang dan pembeli di Pasar Hewan Wonoasih bisa tertib dan patuh terhadap protokol kesehatan. “Kami perketat untuk menghindari segala kemungkinan terburuk,” katanya.

Selain itu, pihaknya bersama muspika akan memasang spanduk atau banner yang dipasang di sekitar pasar sebagai imbauan “ Penerapan protokol kesehatan tetap kami lakukan. Pengunjung yang masuk pasar wajib pakai masker,” ujar Deus.

Sementara itu pemilik lahan parkir, H Warto (58) mengaku, bersyukur jika Pasar Hewan Wonoasih dibuka kembali. “Lumayan buat tambahan penghasilan, apalagi sudah tiga bulan ini kami tidak ada pemasukan,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura