Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 3 Jul 2020 12:49 WIB

2 Nakes Reaktif, Puskesmas Ketapang Ditutup Sepekan


					2 Nakes Reaktif, Puskesmas Ketapang Ditutup Sepekan Perbesar

KADEMANGAN-PANTURA7.com, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo ditutup untuk sementara waktu. Kebijakan itu diambil Dinas Kesehatan menyusul adanya dua tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas yang hasil rapid test-nya reaktif.

“Penutupan sementara layanan Puskesmas Ketapang direncanakan selama seminggu ke depan, meliputi seluruh layanan rawat inap, rawat jalan dan layanan lainnya,” kata Plt Kepala Dinkes Kota Probolinggo, dr NH.Hidayati, Jumat (3/7/2020).

Berikut, pemberitahuan penutupan Puskesmas Ketapang. ( Foto : Abdul Ghoni).

Dikatakan dua nakes itu juga sudah menjalani tes usap (swab), hanya saja hasilnya belum diketahui. Sebelumnya Dinkes memang menggelar rapid test bagi nakes dan pegawai Puskesmas dan Puskesmas Pembantu.

Berawal dari tracing setelah ada seorang pasien positif Covid-19 asal Kelurahan Triwung Kidul, yang meninggal dunia. Hasil tracing, pasien tersebut berkaitan dengan nakes di Puskesmas Ketapang. Sehingga ditindaklanjuti dengan rapid test massal.

Dokter Ida, panggilan akrab dr NH. Hidayati menambahkan, penutupan sementara Puskesmas Ketapang dimulai Kamis kemarin, 2 Juli hingga 10 Juli mendatang. Penutupan tersebut sekaligus untuk kepentingan sterilisasi Puskesmas di Jalan Raya Bromo itu dengan cairan disinfektan.

Dikatakan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan disarankan mendatangi Puskesmas lain yang terdekat.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo mengatakan, selalu berkoordinasi baik dengan satuan kerja juga sejumlah Puskesmas dalam rangka penyemprotan disinfektan.

“Menjadikan contoh untuk menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan pada saat merebaknya Covid-19. Pembersihan dan penyemprotan air yang dicampur disinfektan bertujuan membunuh kuman dan virus,” katanya.

Sementara masyarakat yang sempat datang di Puskesmas Ketapang mengaku, kaget begitu melihat ada pengumuman yang menyatakan, fasilitas kesehatan itu ditutup sementara.

“Saya bermaksud berobat, begitu tahu Puskesmas ditutup sementara, saya langsung pulang,” ujar Fauzi, warga Kelurahan Ketapang. Ia mengaku, masih bersyukur penyakitnya tergolong ringan, hanya flu, sehingga cukup dengan membeli obat-obatan di toko. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura