Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 4 Jul 2020 11:45 WIB

Banyak Warga Berkerumun di Fasum Tak Bermasker


					Banyak Warga Berkerumun di Fasum Tak Bermasker Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Menjelang adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, masih dijumpai banyak kerumunan warga yang tidak memakai masker di sejumlah fasilitas umum (fasum) di Kota Probolinggo.

Fenomena abai terhadap protokol kesehatan itu dipergoki Walikota Hadi Zainal Abidin saat bersepeda bersama para wartawan, Sabtu sore (4/7/2020).

Gowes bareng itu start dari rumah dinas walikota di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Suroyo, keliling alun-alun, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pandjaitan, kawasan Stadion Bayuangga, Jalan Supriadi, Jalan AA Maramis. Dilanjutkan menyusuri Jalan Slamet Riyadi, Geladak Serang, Jalan HOS Tjokroaminoto, Jalan Pahlawan.

Di kawasan alun-alun tidak banyak kerumunan warga. Hanya ada sejumlah warga yang cangkrukan di sejumlah pedagang makanan dan minuman di alun-alun.

Di pertokoan Stadion Bayuangga dijumlah sejumlah warga yang sedang cangkrukan di warung dan berbelanja di sebuah kios penjual pakaian. “Maaf, Pak Wali, para pelanggan lagi makan dan minum jadi tidak mengenakan masker,” ujar M. Nurwahyudi, pemilik Warung Lakar Sae.

Habib Hadi kemudian menyerahkan sejumlah masker kepada warga yang tidak mengenakan masker. Termasuk saat melintasi perkampungan dan perumahan di Sukabumi, sejumlah pengguna jalan diketahui tidak mengenakan masker.

Kerumuman warga yang paling banyak tidak mengenakan masker terlihat di Taman Maramis. Mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua bergerombol di pinggir taman, berkumpul di gazebo, hingga duduk-duduk di rerumputan.

“Waduh, kok banyak yang tidak mengenakan masker. Ke sini, ke sini, ayo pakai masker,” kata Habib Hadi. Arus lalu lintas di Jalan AA Maramis sedikit macet karena sebagian warga berebut masker gratis yang dibawa rombongan walikota.

Saat beristirahat sejenak di Gladak Serang, walikota mengaku, prihatin masih banyak warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Kesadaran sebagian warga untuk memakai masker saat keluar rumah masih rendah. Tetapi kami tidak akan putus asa untuk terus mengingatkan mereka,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura