Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Berita Pantura · 9 Jul 2020 12:13 WIB

Terdata, Tiga Lansia di Kotaanyar tak Terima Uang Bansos


					Terdata, Tiga Lansia di Kotaanyar tak Terima Uang Bansos Perbesar

KOTAANYAR-PANTURA7.com, Tiga orang Wanita Lanjut Usia (Lansia) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, meradang. Meski tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), namun ketiganya mengaku tidak menerima bantuan.

Ketiga lansia tersebut masing-masing adalah Suni (62) warga Dusun Asem Jajar, RT 006, RR002; Juma’ati (60) warga Dusun Asem Jajar, RT 003, RW 001; dan Sustina (46) warga Dusun Krajan, Desa Sidomulyo.

“Kata petugasnya saya dapat bantuan, tapi saya kok tidak menerima (uang) sama sekali. Buku tabungan dan ATM juga saya tidak pegang. Hanya sejak ada Covid-19, saya menerima BLT sebesar Rp600 ribu,” terang Juma’ati kepada PANTURA7.com, Kamis (9/7/2020).

Sustina menunjukkan stiker keluarga miskin yang ditempel di pintu rumahnya. (Foto : Moh Ahsan Faradies).

Sementara menurut Suni, ia mengetahui dirinya masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (bansos) setelah ia dibantu kerabatnya mengecek web Siagacovid-19.probolinggokab.go.id/dana/bansos. Merasa dirugikan, ia lalu mengadu ke kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo.

“Setelah saya datang ke kejaksaan pada hari Selasa (23/6/2020), baru 3 hari kemudian saya dipanggil ke kantor kecamatan. Lalu dikasih uang Rp200 ribu dan kartu ATM, buku tabungannya tidak ada dan dua hari kemarin dapat bantuan lagi Rp200 ribu,” curhat Suni.

Beda halnya dengan Sustina. Ia menyebut selama ini bantuan PKH yang ia terima masih lancar-lancar saja. Akan tetapi, ia mempersoalkan bantuan BPNT yang tidak ia terima meski rumahnya telah ditempeli stiker sebagai penerima BNPT dan stiker penerima PKH.

“Saya cuma megang ATM-nya saja, buku tabungannya tidak ada. Jadinya saya tidak tahu kapan saya terdaftar sebagai penerima bantuan. Intinya, sampai sekarang saya sama sekali tidak menerima BPNT, kalau PKH masih normal,” tutur dia.

Dikonfirmasi terpisah, Pendamping PKH Kecamatan Kotaanyar, Husnul Khotimah menjelaskan, kasustik yang menimpa tiga orang lansia di Desa Sidomulyo tersebut bukan kali pertama. Bahkan sebelumnya, aduan serupa sering ia terima.

“Karena data yang ada di (situs) siaga covid-19 tidak sama dengan daya yang ada di pendamping PKH. Maka dari itu kami akan mengecek kembali data-data warga tersebut,” ungkapnya via sambungan seluler. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura