Menu

Mode Gelap
Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

Ekonomi · 12 Jul 2020 11:50 WIB

Beli Rumah saat Pandemi? Kenapa Tidak


					Beli Rumah saat Pandemi? Kenapa Tidak Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) membuat tatanan kehidupan masyarakat dunia morat-marit, tak terkecuali di bidang properti. Lalu, bisakah kita tetap belanja properti ditengah pandemi?

Praktisi Properti, Robby S Irawan menyebut, masa-masa seperti saat ini justru menjadi peluang untuk berbisnis properti. Sebab menurutnya, banyak developer panik karena mereka harus menstabilkan penjualan yang ditandai dengan banyaknya promo.

Selain itu, imbuhnya, perintah saat ini berusaha untuk menjaga kestabilan ekonominya. Dengan fakta bahwa properti merupakan salah satu penggerak roda ekonomi, maka kebijakan yang diambil pemerintah adalah menurunkan suku bunga.

“Suku bunga terus turun, dari 6 persen lebih sekarang hanya 4,5 persen,” kata Robby saat menjadi pemateri Highlight Event : Belanja Properti Saat Pandemi! di kantor Sudirman Residence, Jl PB Sudirman No 1, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (12/7/2020).

Pria yang juga menjadi Technopreuner ini menambahkan, berinvestasi properti maupun untuk hunian pribadi saat pandemi merupakan kesempatan langka, yang tentunya harus dimanfaatkan.

“Menurut saya, ini kesempatan langka yang bisa membantu teman-teman lebih mudah dan lebih ringan untuk mempunyai properti. Kalau dulu developer cenderung jual mahal, sekarang developer lebih fleksibel soal harga,” lugasnya.

Meski banyak promo yang ditawarkan para developer (pengembang), ia menyarankan agar user (pembeli) pintar-pintar memilih properti. Apalagi promo yang ditawarkan sama-sama menarik dan suku bunga rendah.

PELUANG : Robby S Irawan saat memaparkan peluang investasi properti bagi user Sudirman Residence (Foto : Moh. Rochim).

“User harus pinter memilih lokasi, lokasinya harus yang terbaik, yakni dekat dengan pusat kota dan ada fasilitas penunjang seperti rumah sakit atau pusat perbelajaan,” ulas dia.

Robby menilai, masyarakat Kabupaten Probolinggo masih mampu memiliki properti dengan harga kisaran Rp 300 juta meski tengah pandemi. “Harga segitu masih terjangkau,” simpul Robby.

Penuhi Kriteria

Head Office Sudirman Residence, Abu Thalib menjelaskan, Residence Sudirman memenuhi kriteria properti idaman seperti yang disampaikan Robby S Irawan. Selain dekat dengan pusat kota, hunian esklusif dengan 28 unit itu juga aman dari banjir.

“Kita hadir di kelas premium, one gate sistem dengan harga mulai Rp 200 jutaan. Sudirman Residence 0 kilometer dari jalan raya, satu menit dari rumah sakit dan pasar serta lima menit dari kantor pemerintahan,” paparnya.

Ia yakin, Residence Sudirman yang dilaunching pada 25 Juni 2020 merupakan jawaban akan kebutuhan hunian nyaman dan murah saat pandemi. “Model yang kita bangun ini terbaru, sedang hits di Jakarta dan Surabaya,” pungkas Thalib. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi