Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Berita Pantura · 20 Jul 2020 04:49 WIB

Odong-odong Bebas di Jalan Raya, Pemkot-Polresta ‘Saling Lempar’


					Odong-odong Bebas di Jalan Raya, Pemkot-Polresta ‘Saling Lempar’ Perbesar

KANIGARAN-PANTURA.com, Sebagian warga Kota Probolinggo mengeluhkan lalu lalang odong-odong di jalan raya karena memicu kemacetan arus lalu lintas. Selain itu para penumpang yang berjubel di atas odong-odong dinilai tidak menaati protokol kesehatan terkait menjaga jarak aman (physical distancing).

Sisi lain, sejumlah instansi baik organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Probolinggo maupun kepolisian (Polresta) Probolinggo “saling lempar” terkait beroperasinya odong-odong di jalan raya.

Sejumlah warga sepanjang Jalan HOS Tjokroaminoto, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo misalnya mengeluhkan, odong-odong yang memicu kemacetan. Mereka meminta Pemkot Probolinggo atau kepolisian menertibkan kereta kelinci tersebut.

“Tolong Pak Wali, odong-odong yang sering melintas di wilayah Jalan Tjokro agar ditertibkan. Ini sangat mengganggu dan membahayakan. Apalagi saat duduk para penumpang berjubel tidak jaga jarak dan membawa anak kecil. Saya takut Covid tambah menyebar,bisa berbahaya itu,” ujar seorang warga yang tidak mau disebut namanya, Senin (20/7/2020).

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo,Sumadi mengatakan, semestinya jalur odong-odong ada di sekitar alun alun. Odong-odong boleh beroperasi di sekitar alun-alun tetapi dilarang melintas di depan Masjid Agung,” katanya.

Terkait odong-odong yang melintasi jalan raya, Sumadi menyarankan warga yang keberatan menghubungi Call Center 112.

“Kami tidak punya kewenangan untuk menertibkan, tidak ada aturannya, baik dalam Permenhub atau UU LLAJ.Kami hanya bertugas membantu mengatur lalin di alun-alun supaya lancar dan kereta odong-odong tidak boleh melintas di depan Masjid Raudlotul Jannah,” imbuh Purwantoro,Kabid LLAJ pada Dishub Kota Probolinggo.

Purwantoro mengatakan, biasanya anggota ada yang bertugas di alun- alun untuk mengarahkan dan mengatur lalin. Namun karena ada pengalihan arus lalin terkait proyek gorong gorong di JLU Mayangan, petugas berjaga di pos pengalihan Jalan Raden Wijaya dan pos lainnya. “Sehingga di alun-alun, kami kekurangan personel untuk pengawasannya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Satpol PP, Linmas dan Damkar, Agus Efendi mengatakan,mohon maaf terkait odong-odong yang banyak berkeliaran di jalan raya. “Sisi lain, Satpol PP tidak punya kewenanagan untuk menertibkannya,mungkin pihak Dishub,” ujar Agus.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Probolinggo, Dwi Hermanto mengatakan, tidak mengeluarkan surat izin untuk odong-odong.

Sementara Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Tavip Hariyanto juga mengatakan tidak pernah memberikan izin beroperasinya odong-odong. “Coba tanya Dishub,” katanya singkat. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura