Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 22 Jul 2020 12:04 WIB

Penjualan Hewan Kurban Anjlok, Pedagang Dadakan Disorot


					Penjualan Hewan Kurban Anjlok, Pedagang Dadakan Disorot Perbesar

BESUK-PANTURA7.com, Hari Raya Idul Adha 1441 H tinggal menghitung hari. Meski demikian, penjualan hewan kurban masih lesu. Pedagang menuding, kondisi ini terjadi merupakan imbas dari pandemi Covid-19.

Muhammad Rozaqi, salah seorang pedagang hewan kurban mengatakan, dampak pandemi sangat merugikan pedagang. Baru kali ini, ujar dia, hewan kurban jualannya tak laku-laku meski momentum Idul Adha sudah didepan mata.

“Tidak habis pikir saja, biasanya 2 pekan sebelum hari raya idul adha sudah banyak masyarakat mencari hewan kurban, tapi sekarang drastis. Ditambah lagi munculnya pedagang dadakan, kian rugi,” kata Rozaqi, Rabu (22/7/2020).

Padahal, menurut Rozaqi, harga hewan kurban baik itu sapi, domba ataupun kambing terbilang turun. Akan tetapi jumlah peminat juga ikut-ikutan merosot.

Hal ini, keluhnya, membuat Rozaqi semakin bingung untuk mengembalikan modal usaha yang sudah dikeluarkan. Sejauh inu, baru 3 ekor sapi dagangannya laku terjual.

“Itupun saya sudah jual rugi, saya kira bakal datang pembeli lainnya tapi sampai saat ini malah tidak ada. Padahal sepekan lagi sudah hari raya kurban,” curhat pria asal Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk ini.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo lebih memperhatikan nasib para pedagang hewan. Salah satunya, dengan menertibkan para pedagang liar yang berjualan hewan kurban di pinggir jalan.

“Protokol kesehatan padahal sudah kami terapkan saat berjualan di pasar, karena menjadi syarat dari pemerintah agar pasar hewan dibuka kembali. Tetapi apakah sudah diberlakukan juga kepada pedagang hewan dadakan,” kecamnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi