Menu

Mode Gelap
Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

Hukum & Kriminal · 27 Jul 2020 10:40 WIB

Buru Gerombolan Begal Pajarakan, Polisi Terjunkan Timsus


					Buru Gerombolan Begal Pajarakan, Polisi Terjunkan Timsus Perbesar

PAJARAKAN-PANTURA7.com, Pencurian dengan kekerasan (Curas) atau pembegalan yang terjadi di jalan raya Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, membuat kepolisian mesti bekerja keras. Meski sudah mendapatkan gambaran para pelaku, namun aparat belum bisa melakukan penangkapan.

Kapolsek Pajarakan, Iptu Sugeng Harianto mengatakan, pihaknya terpaksa membentuk tim khusus (timsus), berupa personel gabungan antara anggota Polsek Pajarakan dan Polres Probolinggo untuk memburu para pelaku.

“Sebenarnya, antisipasi sudah kami lakukan sebelum kejadian, dengan patroli rutin di wilayah yang diperkirakan rawan tindak kejahatan jalanan. Terutama saat malam hari,” kata Kapolsek Sugeng, Senin (27/7/2020).

Selanjutnya Kapolsek mewanti-wanti, agar masyarakat menghindari kegiatan di malam hari, seperti jalan-jalan di tempat sepi dan gelap, berkendara motor tidak sendirin dan kalaupun sendirian berjalan di depan kendaraan besar.

“Kalau berhenti, bisa cari tempat yang ramai seperti swalayan, pasar dan warung kopi sehingga tidak mengundang niat pelaku. Ketika merasa dibuntuti, tambah kecepatan sekiranya yang buntuti kita tidak bisa mengejar,” sarannya.

Berkaca dari pembegalan yang menimpa 2 pelajar SMP, sambung Kapolsek, tak lepas karena ada kesempatan. Dimana korban sempat berhenti di tempat sepi dan gelap di pinggir jalan raya untuk mengambil ponsel yang ditaruh di jok sepeda motor.

“Maka dari itu, selain mengintensifkan patroli keamanan di jam-jam rawan atau di malam hari, kedepannya kita akan menyurati pemerintah daerah terkait untuk memberi penerangan di jalan pantura,” tutur Kapolsek.

Diketahui, dua pelajar yakni Geva Sanusi (14) dan Aril (14) asal Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, menjadi korban begal pada Sabtu (25/7/2020) malam. Keduanya dibegal oleh 4 orang pengendara motor yang menggunakan celurit untuk menakuti korban. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Mendekati Lebaran, Polres Probolinggo Kota Gulung 33 Pelaku Kejahatan

26 Maret 2025 - 15:19 WIB

Sembilan Orang Jadi Tersangka Penanam hingga Pengedar Ganja di Lumajang

26 Maret 2025 - 13:26 WIB

Trending di Hukum & Kriminal