Menu

Mode Gelap
Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

Kesehatan · 31 Jul 2020 15:34 WIB

Nakes Covid-19 Digelontor Insentif Rp 1 Miliar


					Nakes Covid-19 Digelontor Insentif Rp 1 Miliar Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo mencairkan insentif bagi sedikitnya 90 tenaga kesehatan (nakes) yang berdinas di RSUD dr Mohamad Saleh, kota setempat. Insentif ini untuk periode Maret 2020 hingga Mei 2020.

Insentif bagi nakes yang menangani pasien Covid-19 diserahkan pada Jum’at (31/7/2020) siang, secara simbolis oleh Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin. Insentif berasal dari 60 persen APBN dan 40 persen APBD Kota Probolinggo.

“Insentif ini menjadi prioritas untuk disegerakan karena para nakes berada di garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19,” kata Wali Kota.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/278/2020, sasaran penerima insentif adalah nakes baik ASN, non ASN maupun relawan yang menangani Covid-19 dan telah ditetapkan oleh pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan pimpinan institusi kesehatan.

“Nakes yang menerima insentif sebanyak 90 orang. Terdiri dari 11 dokter spesialis, 8 dokter umum, 54 perawat, bidan 4 orang, radiografer 6 orang, analis kesehatan 14 orang, dan ahli gizi 2 orang,” urai Wali Kota.

Jumlah yang diterima pun bervariasi sesuai dengan keputusan menteri kesehatan dan dipotong pajak. Dokter spesialis Rp 15 juta; dokter umum Rp 10 juta, bidan dan perawat Rp 7,5 juta; dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta.

“Total dana insentif untuk 90 nakes ini sekitar Rp 1 milyar. Kalau ditanya kapan insentif bulan Juni sampai Juli, kami juga masih menunggu informasi dari pusat. Harapan kami bisa setiap bulan namun harus disesuaikan regulasi dari pusat,” jelasnya.

Wali Kota berpesan, agar insentif yang merupakan jerih payah selama 3 bulan, bisa digunakan untuk hal bermanfaat. Harapanya, insentif itu dapat menambah semangat para nakes dalam menangani pasien Covid-19.

“Jangan lengah, terus semangat menjalankan tugas karena Covid-19 belum hilang dari Kota Probolinggo. Sabar saat menangani pasien dan selalu mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 jika tidak menerapkan protokol kesehatan,” pesan Wali Kota. (*)


Editor :Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan