Menu

Mode Gelap
Puncak Arus Balik, Jalur Lumajang – Malang Via Piket Nol Lancar Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu

Peristiwa · 7 Agu 2020 08:33 WIB

Bayi Perempuan Dibuang Bikin Heboh Pohsangit Tengah


					Bayi Perempuan Dibuang Bikin Heboh Pohsangit Tengah Perbesar

WONOMERTO-PANTURA7.com, Bayi merah (baru lahir) berjenis kelamin perempuan dibuang di Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Jumat (7/8/2020). Bayi tersebut tergeletak di atas lincak (ranjang) bambu di sebuah gubuk pengeboran air.

Bayi ditemukan Susiati (47), warga Dusun Bringin RT 08 RW 02 Desa Pohsangit Tengah. Saat itu ia mengajak bermain cucunya yang berusia 6 bulan di sekitar rumahnya.

Susiati mengaku, kaget demi mengetahui ada sesosok bayi yang dikerubuti semut. Ia kemudian memanggil anaknya, Napon (23) untuk memberitahu soal penemuan bayi itu.

“Bayi ini tadi tidak nangis, hampir mau meninggal, langsung saya bawa ke bidan di Desa Wonorejo untuk dirawat. Setelah itu saya laporkan kepada perangkat desa,” kata Napon.

Napon yang menikah sekitar dua tahun lalu sudah dikaruniai anak laki-laki berusia sekitar 6 bulan. Ia sudah berkoordinasi dengan keluarganya untuk mengadopsi bayi yang ditemukan ibunya.

“Saya sanggup untuk mengadopsi hingga anak ini menikah dan sudah mendapat persetujuan keluarga,” imbuh Napon.

Napon sendiri merupakan anak tunggal dari Susiati. “Anak saya satu laki-laki, jadi ingin sekali mengadopsi bayi perempuan itu,” katanya.

Sisi lain, Napon mengaku geram terhadap orangtua yang tega membuang bayi cantik itu. “Kalau kemudian bayi ini sudah bisa saya adopsi kemudian datang kedua orangtuanya, tidak akan saya serahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rosida Jamil, bidan Puskesmas Wonomerto mengatakan, kondisi bayi tanpa nama itu sehat, suhu tubuhnya juga normal. Ia memperkirakan bayi mungil itu berusia kurang dari tujuh hari karena tali pusarnya belum lepas.

“Kami observasi dulu di pukesmas, tunggu kebijakan dari Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo untuk keputusan selanjutnya,” jelas Rosida.

Diperoleh informasi bayi perempuan itu beratnya 2,6 kg, tinggi badan 46 cm. Pipi sebelah kiri merah karena digigit semut, dan tidak ada tanda-tanda lain lagi yang menonjol.

Sementara itu Kapolsek Wonomerto, Iptu Agus Wahyono mengatakan, ia mengetahui kejadian ini setelah mendapat laporan dari perangkat Desa Pohsanhit Tengah. Ia bersyukur, bayi malang itu bisa diselamatkan hingga dirawat di Puskesmas Wonomerto.

“Barang bukti yang kami pegang saat ini adalah satu buah kerudung berwarna coklat muda. Kami segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa