Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 15 Agu 2020 09:21 WIB

Jalan Rusak Dikeluhkan, Ini tanggapan DPUPR dan Komisi 3


					Jalan Rusak Dikeluhkan, Ini tanggapan DPUPR dan Komisi 3 Perbesar

KANIGARAN-PANTURA7.com, Pengguna jalan di Kota Probolinggo banyak yang mengeluhkan rusaknya sejumlah ruas jalan di antaranya, Jalan KH. Wahid Hasyim. Ruas jalan tersebut terlihat tidak rata dan banyak berlobang, bahkan gorong-gorong di Geladak Serang (Glaser) sebelah timur menuju arah Jalan Mastrip tampak ambles.

Keluhan itu di antaranya disampaikan Afgarina Lailatul Firdaus (22), warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran. Ia yang sehari-hari melintasi Jl. KH Wahid Hasyim mengatakan, sepanjang jalan tersebut banyak yang berlobang.

Afgarina mengaku, khawatir pengendara yang jarang melewati jalan tersebut tidak mengetahui kondisi jalan yang berlobang itu sehingga berpotensi mengalami kecelakaan. Apalagi saat ini jalan tersebut banyak dilalui kendaraan-kendaraan besar seperti dump truck, tronton, dan bus.

“Kemarin saya lihat sendiri ada dua pengendara motor yang jatuh lantaran jalannya menyisakan pasir sehingga licin,” kata Afga, Sabtu (15/8/2020).

Afga yang juga aktivis mahasiswa ini berharap kepada Pemerintah Kota untuk segera mengalihkan arus lalu lintas tersebut. Sekaligus agar jalan yang rusak segera diperbaiki.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Agus Hartadi membenarkan, memang Jalan KH Wahid Hasyim saat ini rusak dan bergelombang. Sehingga badan aspal tidak rata, berlobang, dan bergelombang.

“Kami keruk jalannya untuk diratakan, karena masih belum bisa diperbaiki, karena belum ada anggarannya, nanti kami coba usulkan melalui Perubahan APBD,” terang Agus melalu telpon selulernya.

Hal ini, kata Agus, karena ada pengalihan arus lalu lintas terkait perbaikan gorong-gorong di Jalan Lingkar Utara (JLU) Mayangan. Sehingga mobil-mobil besar kita alihkan untuk melintasi jalan kota.

Namun hal ini tidak akan berlangsung lama karena kemungkinan pekan depan akan ada pengalihan arus lalu lintas menjadi normal kembali. “Proyek gorong-gorong di JLU sudah selesai,” ujarnya.

Pantuan Pantura7.com, ruas Jalan KH. Wahid Hasyim yang rusak mulai diratakan dengan cara dikeruk. Sedangkan gorong-gorong di Bundaran Galser sebelah timur tampak akan ambles belum ditandai (dengan rambu). Dikhawatirkan hal itu membahayakan pengguna jalan.

Sementara itu Ketua Komisi 3 DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto mengatakan, saat ini untuk Jalan Basuki Rahmad dan Jalan Ahmad Yani akan segera diperbaiki. Dananya berasal dari dana cadangan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp7 miliar.

Dana sebesar itu terinci, Rp2 miliar di antaranya, untuk perbaikan Jalan Ahmad Yani dan Rp2 miliar untuk Jalan Basuki Rahmad. Sedangkan sisanya untuk pemulihan sektor pariwisata.

“Untuk Jalan Basuki Rahmad dan Jalan Ahmad Yani saat ini sudah proses tender,” kata Agus.

Agus menambahkan, untuk perbaikan Jalan KH. Wahid Hasyim saat ini belum ada anggarannya karena terkena refocussing anggaran.

Sebelumnya sudah dianggarkan Rp1 miliar untuk pemeliharaan jalan, namun karena refocussing untuk penanganan Covid-19, dana pemeliharaan hanya tersisa Rp500 juta dan sudah digunakan sebagian untuk perbaikan Jalan Brantas.

“Kami tunggu dokumen P-APBD dari eksekutif, kalau cepat diajukan dokumennya paling lambat bulan sembilan (September, Red.) sudah rampung. Saat ini dokumennya belum diajukan dari eksekutif,” tandas Agus. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura