Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Lingkungan · 24 Agu 2020 06:35 WIB

Berbahaya, Limbah Medis Ditemukan di Sungai Kedungrejo


					Berbahaya, Limbah Medis Ditemukan di Sungai Kedungrejo Perbesar

BANTARAN-PANTURA7.com, Limbah medis ditemukan di aliran sungai Desa Kedungrejo, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Limbah yang terbungkus plastik itu diantaranya berisi jarum suntik bekas dan botol obat yang tercampur bersama sampah rumah tangga.

Temuan ini berawal saat mahasiswa KKN dari Universitas Zainul Hasan (Unzah) Genggong. Saat itu sejumlah mahasiswa sedang melaksanakan program kegiatan peduli lingkungan bersama pemuda setempat setiap Jumat pagi, pekan kemarin.

Salah satunya bersih-bersih sungai. Yang menjadi sasaran adalah sungai di Desa Kedungrejo tempat mahasiswa KKN yang kerap menjadi tempat pembuangan sampah.

“Limbah medis tersebut dibungkus tas kresek hitam yang dimasukkan dalam karung menjadi satu dengan sampah rumah tangga dan popok bayi,” kata Dewi Puspa, mahasiswa KKN UNZAH, Senin (24/8/2020).

KOTOR : Warga mencoba menyingkirkan tumpukan sampah di aliran Sungai Kedungrejo, Kecamatan Bantaran. (foto : Rudianto).

Dewi menduga, ini merupakan kebiasaan buruk warga. Sebagian warga yang melintas di atas jembatan dengan sengaja membuang sampah.

“Saat kami bersih-bersih ada yang buang sampah dari atas hingga hampir mengenai kepalanya teman-teman,” papar dia.

Karena limbah yang masuk kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) itu, imbuh Dewi, pihaknya langsung mengamankannya. Keesokan harinya, Sabtu (22/8/2020), sampah medis dibawa oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan DLH sudah mengamankan sampah medis tersebut dan sedang melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Selanjutnya akan kami telusuri sampah medis ini milik siapa dan siapa yang membuang, kalau nanti ketemu pelakunya akan kami tegur,” ujar Dwijoko saat dihubungi melalui telpon seluler

Tidak hanya itu, pihaknya juga merespon warga yang sering membuang sampah keluarga di sungai. DLH akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk membuang ke tempat pembuangan sampah (TPS).

“Kami sudah sediakan TPS di 20 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, nanti kami sosialisasikan,” tandasnya. (*)



Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim

4 April 2025 - 21:06 WIB

Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru

4 April 2025 - 20:50 WIB

Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

3 April 2025 - 17:23 WIB

H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya

3 April 2025 - 03:13 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Probolinggo Bakal Tetap Perbaiki Jalan Rusak Krucil

2 April 2025 - 14:54 WIB

Cuaca Tak Bersahabat, BMKG Imbau Pemudik Waspada

29 Maret 2025 - 15:58 WIB

Ada Tradisi Petolekoran, Patroli Laut Utara Probolinggo Diperketat

27 Maret 2025 - 20:10 WIB

Pembangunan Kampus Unej di Lumajang Dilanjutkan, Bahkan Ditargetkan Selesai 2026

27 Maret 2025 - 18:39 WIB

Sambut Lebaran 2025, Polisi di Probolinggo Dirikan Enam Pos Pelayanan

26 Maret 2025 - 18:12 WIB

Trending di Lingkungan