Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Pendidikan · 3 Sep 2020 08:44 WIB

Sekolah Tatap Muka Langsung, Siswa SD Ceria


					Sekolah Tatap Muka Langsung, Siswa SD Ceria Perbesar

WONOASIH-PANTURA7.com, Satu per satu sekolah di Kota Probolinggo melaksanakan belajar tatap muka langsung. Hal itu berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan Kota Probolinggo yang memberikan izin bagi siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD) dan yang sederajat.

Kepala SD Negeri Sumbertaman 2, Edy Purnomo mengatakan, kegiatan sekolah tatap muka langsung ini dikhususkan bagi siswa kelas 1. Kegiatan ini, kata Edy, sudah dimulai sejak tahun ajaran baru, 13 juli 2020, dengan kuota 25% per kelas.

Sedangkan untuk jam sekolahnya hanya berlangsung sekitar 1,5 jam di mulai hari Senin hingga Kamis. Untuk kelas 2 sampai kelas 6 SD masih menunggu keputusan pemkot selanjutnya.

“Kemarin sudah dilaksanakan polling wali murid khusus SD di Kelurahan Sumbertaman. Hasilnya, 82% wali murid setuju tatap muka langsung dan 18% tidak setuju, sudah kami serahkan ke pemkot hasil pollingnya,” kata Edy di sekolahnya, Kamis (3/9/2020).

Pantauan PANTURA7.com, peserta didik kelas 1 di SD Negeri Sumbertaman 2 yang melakukan sekolah tatap muka langsung tampak ceria belajar bersama teman-temannya. Mereka tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, face shield serta tetap menjaga jarak.

Tidak hanya itu, sebelum pulang, mereka juga diwajibkan cuci tangan terlebih dahulu. Dan bagi anak yang tidak dijemput oleh orangtuanya disuruh berdiam diri terlebih dahulu di sekolah untuk menunggu dijemput.

Sementara itu, Wuri (34) warga Perumahan Sumbertaman Indah, wali murid dari Novarina siswa kelas 1 mengaku, senang anaknya masuk sekolah. Karena selama belajar di rumah memakan biaya yang lebih besar.

“Saya senang adanya tatap muka langsung ini, supaya tidak main HP terus,” ujar Wuri.

Sementara itu Firda, siswa kelas 1 SDN Sumbertaman 2 saat ditanya mengatakan, ia justru lebih senang belajar pakai HP daripada sekolah langsung. “Lebih enak lewat HP,” akunya sambil tersenyum. (*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris

4 April 2025 - 10:40 WIB

Bupati Lumajang Siapkan 6 Hektar Lahan untuk Lokasi Sekolah Rakyat

1 April 2025 - 18:23 WIB

Eks Kantor Pemkab Pasuruan Diusulkan Jadi Sekolah Rakyat

30 Maret 2025 - 15:43 WIB

Makan Bergizi Gratis Dimulai di Jember, Per Porsi Rp8 Ribu

18 Maret 2025 - 01:04 WIB

Pemkab Probolinggo Siapkan Sekolah Rakyat, Bupati Mulai Survei Sekolah dan Lahan

17 Maret 2025 - 12:05 WIB

Sebanyak 3.561 Pelajar Lumajang Putus Sekolah

11 Maret 2025 - 15:22 WIB

Pemkot Probolinggo Bakal Bangun SMPN 11, Siapkan Lahan di 3 Lokasi

6 Maret 2025 - 17:38 WIB

Sekolah Rakyat Dibuka Tahun Ini, Mensos Gus Ipul: Dimulai dari SMA

4 Maret 2025 - 18:28 WIB

Wabup Pasuruan Buka Segel, Siswa SDN Jeladri 1 Akhirnya Bisa Belajar di Sekolah

26 Februari 2025 - 15:53 WIB

Trending di Pendidikan