Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Kesehatan · 12 Sep 2020 10:05 WIB

Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Pajarakan Ditutup


					Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Pajarakan Ditutup Perbesar

PAJARAKAN-PANTURA7.com, Puskesmas Pajarakan ditutup oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Penutupan pusat kesehatan masyarakat itu berlaku sejak Jum’at (11/9/2020) kemarin.

Pelayanan di Puskesmas Pajarakan ditutup selama tujuh hari. Namun, berdasarkan banner pemberitahuan yang ditempel di Puskesmas tertulis pelayanan Unit Gawat Darurat (IGD), rawat inap hingga persalinan tidak dibuka hingga waktu yang tak ditentukan.

Jubir Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Veronica mengatakan, penutupan sementara pelayanan operasional Puskesmas Pajarakan semata-mata untuk keamanan dan kenyamanan warga.

“Sehingga perlu dilakukan sterilsasi dan disinfeksi, karena ada satu Tenaga Kesehatan (Nakes) terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga semua pelayan ditutup, kecuali rawat jalan saja,” kata dr. Dewi, Sabtu (12/9/2020).

Ia menambahkan, Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo sudah berupaya mencegah penularan dan penyebaran wabah asal Tiongkok tersebut terhadap seluruh karyawan Puskesmas Pajarakan dengan melakukan swab.

“Kami lakukan tracing kepada orang-orang yang memiliki kontak erat dengan nakes positif Covid-19 tersebut. Sebanyak 60 karyawan Puskesmas Pajarakan diswab, apabila hasilnya negatif maka akan dibuka kembali pelayanannya,” ujar wanita asal Kota Balikpapan ini.

Dugaan sementara, sambung dr. Dewi, nakes yang identitasnya dirahasiakan itu tertular dari anggota keluarganya yang lebih awal terkonfirmasi positif Covid-19.

Kini, menurut dr Dewi, nakes yang terpapar Covid-19 sudah berada di rumah pengawasan untuk menjalani karantina. Ia masuk dalam kategori pasien positif asimtomatis atau tanpa gejala.

“Nakes tersebut apakah dokter apa perawat atau bidan, kami masih belum tahu juga. Kami hanya menerima laporan ada nakes positif saja,” ungkap Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan