Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Kesehatan · 19 Sep 2020 23:01 WIB

Perusahaan Tertutup, Lonjakan Pasien Covid-19 Klaster Pabrik tak Terbendung


					Perusahaan Tertutup, Lonjakan Pasien Covid-19 Klaster Pabrik tak Terbendung Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Lonjakan pasien Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus terjadi. Dalam sepekan terakhir, peningkatan kasus terjadi signifikan, dimana klaster pekerja pabrik menjadi penyumbang terbesar.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyebut, pihaknya sudah memprediksi bakal ada ‘ledakan’ kasus Covid-19 dari klaster pekerja pabrik.

Prediksi itu, kata dia, tak lepas dari kebijakan pabrik yang cenderung tertutup menyikapi pandemi virus korona. Akibatnya, Satgas Penanganan Covid-19 kesulitan memantau kondisi di perusahaan.

“Namun ketika terjadi lonjakan, perusahaan baru mau membuka data mereka,” tandas Ugas saat dikonfirmasi via seluler, Jum’at (18/9/2020).

Menurut Ugas, perusahaan awalnya menutupi kasus Covid-19 karena khawatir pabrik akan ditutup. Sebab ketika ada satu kasus, maka akan banyak pekerja lain yang di-tracing dan harus dikarantina sampai hasil swab keluar.

“Ketika hasil mereka positif Covid-19, perusahaan dipastikan harus lockdown. Kalau karyawan sakit semua, tidak bisa jalan pabriknya,” ujar dia.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Dewi Veronica mengatakan, rekor penambahan pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19, terjadi pada Jumat (18/9/2020), dengan jumlah 145 pasien dalam sehari.

“Dari angka 145 pasien Covid-19, sebanyak 85 persen atau 123 pasien berasal dari klaster pabrik. Sedangkan sisanya adalah tracing kontak erat dan pasien suspect di rumah sakit,” urai Dewi.

Dewi mengatakan, saat ini operasional pabrik tersebut untuk sementara dihentikan. Area pabrik juga disterilkan serta disemprot cairan disinfektan.

“Kami juga melakukan tracing masif, baik di lingkungan pabrik maupun di pada keluaraga atau komunitasnya,” Dewi menjelaskan.

Berdasarkan rilis Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (19/9/2020) petang, kasus pasien Covid-19 saat ini mencapai 893 kasus. Dari jumlah itu, 322 pasien masih dirawat, 531 sembuh dan 40 kasus berakhir kematian. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Tubuh Tetap Bugar, ini Tips Memilih Makanan saat Lebaran

30 Maret 2025 - 14:35 WIB

Tips Sehat Selama Ramadan, ini Cara Menjaga Pola Makan saat Buka Puasa

15 Maret 2025 - 07:23 WIB

Yukh, Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh saat Berpuasa, ini Tipsnya

10 Maret 2025 - 12:05 WIB

Penting! Hindari 7 Makanan dan Minuman ini Agar Tubuhmu Tetap Sehat Selama Berpuasa

9 Maret 2025 - 12:12 WIB

Waspada! Satu Orang Warga Probolinggo Meninggal Dunia Akibat DBD

7 Maret 2025 - 17:55 WIB

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan: Makanan, Olahraga, dan Waktu Tidur yang Tepat

3 Maret 2025 - 08:52 WIB

Program Persalinan Gratis Mulai Dapat Diakses Masyarakat Lumajang

27 Februari 2025 - 18:15 WIB

Terjangkit TBC, 130 Orang di Lumajang Meninggal

25 Februari 2025 - 15:44 WIB

Pelayanan Dikeluhkan Keluarga Pasien, ini Penjelasan RSUD Waluyo Jati Kraksaan

24 Februari 2025 - 18:21 WIB

Trending di Kesehatan