Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Hukum & Kriminal · 25 Sep 2020 14:59 WIB

Lari ke Sawah, PSK dan Mucikari di Besuk Tetap Terjaring


					Lari ke Sawah, PSK dan Mucikari di Besuk Tetap Terjaring Perbesar

BESUK-PANTURA7.com, Satpol PP Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, menjaring 2 orang wanita yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK), Jum’at (25/9/2020). Selain itu, petugas juga menciduk seorang wanita yang diduga bertindak sebagai muncikari.

Dua wanita terduga penjaja seks komersil itu adalah SF (38), wanita asal Desa Betek Taman, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo dan AS (48) warga Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Sedangkan terduga muncikari ialah BS (50) asal Kecamatan Tiris.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Pengendalian (Opsdal) Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Masyhudi mengatakan, penggerebekan tempat prostitusi tersebut bermula ketika ada laporan dari masyarakat yang resah dengan praktik seks ilegal itu.

“Dari laporam itu kemudian kami tindaklanjuti dan ternyata memang benar adanya. Setelah kami datangi, mereka berusaha melarikan diri ke sawah warga tapi berhasil kami amankan,” kata Masyhudi.

Meski mencoba kabur, lanjut Hudi, namun petugas tak mau menyerah dan melakukan pengejaran. Upaya petugas membuahkan hasil dimana ketiganya berhasil dibawa paksa.

Dijelaskan Masyhudi, ketiga wanita tersebut lalu dibawa ke Mako Satpol PP Kabupaten Probolinggo di Jl. Rengganis Kota Kraksaan untuk menjalani proses pembinaan.

Mereka didakwa melanggar undang-undang nomor Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2005 tentang pemberantasan pelacuran. Selain dibina, ketiganya akan menjalani tes kesehatan.

“Mereka akan menjalani pemeriksaan tes HIV atau AIDS dan pemeriksaan tes tambahan berupa rapid test dengan berkoordinasi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes, red) Kabupaten Probolinggo,” tandas Masyhudi.

Tak sekedar menjaring pegiat prostitusi, menurut Masyhudi, pihaknya juga mengambil menutup paksa lokalisasi yang berada di Desa Klampokan, Kecamatan Besuk tersebut menggunakan police line. “Tujuannya, agar PSK lain tidak kembali,” tutut dia.

Sekedar informasi, lokalisasi tersebut sejatinya pernah disegel petugas pada Rabu (28/8/2019) silam. Namun, lokalisasi yang berada di Dusun Lintang dan sudah beroperasi sejak 30 tahun lalu itu, kembali buka secara diam-diam. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

4 April 2025 - 13:57 WIB

Viral Petasan di Pasuruan, Polisi Amankan 4 Terduga Pelaku

3 April 2025 - 16:34 WIB

Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri

3 April 2025 - 12:53 WIB

Edi Buron Ganja Diduga Masih Berkeliaran di Lumajang

2 April 2025 - 15:41 WIB

Polres Pasuruan Kota Gerebek Penjual Miras di Panggungrejo

30 Maret 2025 - 19:43 WIB

Razia Malam di Kota Pasuruan, Puluhan Kendaraan Disita, Empat Remaja Positif Narkoba

30 Maret 2025 - 19:29 WIB

Terdakwa Pencurian Motor di Pasuruan Dibebaskan, Bisa Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

27 Maret 2025 - 17:13 WIB

Jelang Lebaran, Kades di Jember jadi Korban Pemerasan Oknum LSM

27 Maret 2025 - 04:51 WIB

Seekor Kerbau di Lumajang Dicuri dan Dimutilasi

26 Maret 2025 - 17:06 WIB

Trending di Hukum & Kriminal