POHJENTREK-PANTURA7.com, Para pemuda Karang Taruna beserta warga Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, terus berusaha menyuguhkan wahana baru di wisata air Dam Pleret.
Bashori (27), salah satu warga yang ikut serta mengembangkan wisata air Dam Pleret mengatakan, destinasi wisata air itu sebenarnya sudah dibuka sejak 2 tahun yang lalu. Namun wahana yang disuguhkan belum begitu menarik bagi wisatawan.
“Saat ini kami beserta pemuda karang taruna terus mengembangkan wisata air Dam pleret. Saat ini kami sedang membangun Cafe,” papar Bashori, Sabtu (03/10/20).

Wisata air ini menyuguhkan beberapa wahana. Selain wahana spot foto, naik bebek air, perahu kecil dan bersantai di gazebo, pengunjung juga dapat memetik buah labu madu masak pohon di sekitar area wisata.
“Buah labu madu ini hanya ada di Desa Pleret. Hanya ada di sini, karena di wilayah Pasuruan tidak ada yang bisa berbuah,” tambahnya
Di kawasan ini, wisatawan hanya perlu merogoh kocek Rp2 ribu. Uang itu bukan karcis melainkan biaya parkir kendaraan bermotor dan Rp5 ribu untuk naik bebek air, yang cukup untuk ditunpangi 2 orang anak-anak.
Salah satu pengunjung, Hasan (21) mengaku takjub dengan inovasi yang dipelopori oleh pemuda Karang Taruna desa setempat.
“Sangat inovatif, bisa memanfaatkan lingkungan desa dengan baik. Tentunya tidak dengan merusak, tapi dengan merawat alam,” pujinya.
Berkat keunikannya itu, Lulis Irsyad, istri Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf berencana berkunjungn untuk menikmati eksotika Dam Pleret. Kunjungan itu rencananya dilakukan pada Minggu (4/9/2020) besok. (*)
Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT