Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 6 Okt 2020 10:52 WIB

Pandemi Covid-19, Marinir Amankan PPP Mayangan


					Pandemi Covid-19, Marinir Amankan PPP Mayangan Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Pada pandemi Covid-19 ini pengamanan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Kota Probolinggo semakin diperketat. Personel marinir TNL AL pun dilibatkan dalam pengamanan mulai di pos check point (pintu masuk) dan di kawasan bongkar-muat kapal-kapal perikanan di PPP Mayangan.

Kepala Syahbandar PPP Mayangan Probolinggo, Arif Wahyudi membenarkan, menempatkan sejumlah personel mariner di PPP Mayangan. “Kawasan PPP Mayangan pun disekat untuk para pekerja di sektor perikanan dan masyarakat umum,” ujarnya, Selasa (6/10/2020).

Dikatakan penyekatan itu mencegah masuknya para pekerja maupun masyarakat umum yang tidak berkepentingan. Pengelola PPP Mayangan juga tidak segan-segan meminta para pengunjung maupun pekerja untuk berputar arah jika diketahui tidak memakai masker.

“Hingga saat ini memang sudah kami terapkan pengawasan dan penyekatan terhadap masyarakat dari luar wilayah yang hendak masuk ke wilayah PPP Mayangan Probolinggo. Dan saya perintahkan kepada petugas yang berjaga agar tidak segan-segan untuk meminta para pengunjung untuk putar balik,” kata Arif.

Salah satu petugas jaga mengungkapkan, protokol kesehatan memang diterapkan secara ketat di PPP Mayangan. Pengunjung harus menggunakan masker dan dicek suhu tubuhnya. “Kami juga mengharuskan siapa pun yang masuk PPP Mayangan mengenakan masker,” ujarnya.

Salah satu pekerja pelabuhan, Agung mengaku, endukung kebijakan yang diterapkan PPP Mayangan. “Yang masuk pelabuhan harus bermasker, yang tidak berkepentingan dilarang masuk wilayah perikanan,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura