Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Berita Pantura · 21 Okt 2020 10:55 WIB

Dua ODGJ Kabur dari Rehabilitasi Sosial, Nyaris Dimassa


					Dua ODGJ Kabur dari Rehabilitasi Sosial, Nyaris Dimassa Perbesar

GRATI-PANTURA7.com, Dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kabur dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial Bina Laras Pasuruan Jalan Raya Kedawung Wetan, Grati, Pasuruan. Keduanya kabur pada Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

Informasi yang rangkum PANTURA7.com, kedua ODGJ tersebut adalah Suwardi dan Didik. Dua warga asal Kabupaten Tuban ini tidak memiliki keluarga, dan terjaring Satpol PP saat razia, beberapa waktu lalu.

Pasca lepas dari kendali UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras, mereka nyaris saja dikroyok massa, di Timur Jembatan Winongan. Gara-garanya, mereka tepergok warga hendak mencuri sepeda angin.

“Saat mau dikeroyok, ada warga yang merasa kasihan. Kemudian mereka dibawa ke kantor polisi dan lalu dijemput ambulans UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Pasuruan,” kata Abdul Karim, warga di jembatan Winongan, Rabu (21/10/2020) siang.

Sementara, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras menyebut, keduanya kabur karena gedung rehab bagi warga yang memiliki gangguan mental itu, tidak dilengkapi tralis layaknya penjara.

“Jadi kamar ya kamar, layaknya manusia seutuhnya. Kalau tim medis dari RSJ melihat kondisinya sudah bagus, ya kalau mau tidur ya masuk kamar. Jika tidak tidur ya keluar beriteraksi seperti kita,” papar staf Seksi Pelayanan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras, Kukuh Pranadi.

Kukuh juga menjelaskan, bahwa orang yang mengalami gangguan mental tidak bisa sembuh seperti manusia normal. Halusinasi itu masih ada, bahkan mentalitas ‘ngemis’ masih melekat.

“Kejadian seperti ini bukan kali ini saja, kadang mereka yang seperti itu, apalagi yang terlantar tidak ada keluarga atau ada keluarga tapi tidak diurus, biasanya memang keluar seperti itu,” ujar dia.

Mereka kabur, lanjut Kukuh, tidak selalu dari depan, ada juga dari belakang. Khusus untuk Suwardi dan Didik, petugas tidak mengetahui mereka keluar lewat mana.

“Dua orang ini keluar bukan sekali itu saja. Mereka gangguannya tidak sikotik aja, tapi ganda. Walaupun di bawa ke RSJ, sulit untuk sembuh,” Kukuh menjelaskan.

Kukuh mengaku pihaknya kewalahan untuk menjaga ODGJ di tempat rehabiltasi tersebut. Andai ada bantuan personel 10 orang saja dari Satpol PP, ia yakin peristiwa serupa tidak akan terulang.

“Disini penjagaan dibagi tiga sif, pagi 1 orang siang 1 orang dan malam 2 orang. Namanya ODGJ, kan masih bisa melihat-lihat mencari cela untuk kabur. Kalau ada yang kabur lalu ada yang mengembalikan tetap kami terima walaupun kembali dalam kondisi labil,” ujarnya. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Banjir Tahunan Resahkan Warga Pasuruan, Dewan Desak Pemprov Jatim Segera Normalisasi Sungai

16 Desember 2024 - 13:20 WIB

Trending di Berita Pantura