Menu

Mode Gelap
Wisata Kuliner Lebaran, Menyantap Bakso Kabut di Jember Gunung Bromo Disesaki Wisatawan, Polres Probolinggo Jamin Keamanan Hadapi Puncak Arus Balik, ini Antisipasi KAI Daop 9 Jember Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan Penumpang Terminal Bayuangga Tembus 70.467 Orang, Turun 10 Persen dari Tahun Lalu Kapolres Pasuruan Kota Terbitkan Edaran Jelang Praonan, Ini Aturannya

Ekonomi · 24 Okt 2020 11:24 WIB

Musim Hujan, Bawang Merah, Bawang Putih Naik


					Musim Hujan, Bawang Merah, Bawang Putih Naik Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Memasuki musim hujan, dua komoditas bawang merah dan bawang putih di pasar tradisional Kota Probolinggo mulai naik. Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih diduga dipengaruhi cuaca (hujan) di mana stok kedua komoditas itu berkurang.

Seperti pengakuan Harto (33), pedagang Pasar Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Ia mengaku, menjual bawang merah Rp30.000 per kilogram (kg), yang sebelumnya Rp27.500.

”Bawang putih juga naik, dari Rp17.500 menjadi Rp20.000 per kilogram,” katanya, Sabtu (24/10/2020).

Meski pasokan awal berlimpah, kenaikan harga bawang putih diduga karena keterlambatan pengiriman ke pasar. Karena stoknya berkurang, harga bawang putih pun merambat naik.

”Kami dapat kabar dari beberapa distributor, kenaikannya diakibatkan memasuki hujan juga pasokan dari sejumlah daerah terjadi keterlambatan pengiriman barang, namun tidak tahu karena faktor apa,” jelasnya.

Namun demikian, kata Harto, daya beli masyarakat masih stabil meski ada kenaikan yang didominasi pembeli dari ibu rumah tangga.

”Alhamdulillah, penjualan masih bagus meski kadang dipertanyakan pembeli kenapa ada kenaikan,” ucapnya.

Sementara Lia ( 27), pedagang sayuran lainnya di pasar tersebut menyarankan, pemerintah atau dinas terkait untuk segera mengantisipasi lonjakan harga bawang. Meski perlahan sudah mulai merangkak naik, apalagi saat ini, saat ini memasuki musim hujan.

”Biasanya, pada musim hujan daerah-daerah penghasil bawang mengalami gagal panen karena banjir. Tentunya, akan mempengaruhi harga, bahkan bisa terjadi kelangkaan,” tandasnya.

Salah satu pembeli, Ida (50) mengatakan, bawang merah dan bawang putih naik Rp1.000. “Ini saya beli mumpung harganya bawang merah dan bawang putih terus naik,” katanya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebutuhan Melonjak Menjelang Lebaran, Stok LPG di Jember Dipastikan Aman

30 Maret 2025 - 05:45 WIB

Jelang Lebaran Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipertanyakan

26 Maret 2025 - 11:20 WIB

Berdayakan Pedagang Sayur Lokal, Pemkab Jember Luncurkan ‘Mlijo Cinta’

24 Maret 2025 - 21:37 WIB

Menjelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Lumajang Naik

23 Maret 2025 - 16:25 WIB

Tersaingi Pasar Online, Pedagang Pakaian di Plaza Lumajang Sepi Pembeli

18 Maret 2025 - 15:50 WIB

Sejarah Panjang Lumajang, dari Petani hingga Bentuk Koperasi Lawan Monopoli Perdagangan Belanda

16 Maret 2025 - 11:11 WIB

Awal Tahun, BPS Sebut Kabupaten Jember Alami Deflasi

12 Maret 2025 - 19:33 WIB

Pekan Kedua Ramadan, Harga Telur Ayam di Lumajang Tembus Rp35 Ribu/Kg

12 Maret 2025 - 16:12 WIB

Bulan Puasa, Pesanan Madu Klanceng Semakin Kenceng

10 Maret 2025 - 13:01 WIB

Trending di Ekonomi