Menu

Mode Gelap
Meski Wisata Ranu Regulo Dibuka, Jalur Pendakian Gunung Semeru Tetap Ditutup Kapolres Sebut Arus Balik di Probolinggo Ramai Lancar, Angka Kecelakaan Minim Mitigasi Bencana, BPBD Jember Siapkan Tiga Destana Baru Sosok Kakek Calang, Pembabat Desa Kamalkuning Probolinggo (1) Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam

Peristiwa · 31 Okt 2020 11:26 WIB

Polisi Hentikan Penyelidikan Kapal Terbakar di Giliketapang


					Polisi Hentikan Penyelidikan Kapal Terbakar di Giliketapang Perbesar

SUMBERASIH-PANTURA7.com, Jajaran Reskrim Polres Probolinggo Kota (Polresta) menghentikan proses penyelidikan kebakaran Kapal Motor (KM) AWE, yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) berjenis solar yang terbakar pada Kamis (29/10) lain.

Kanit IV Satreskrim Polresta, Iptu Joko Murdiyanto mengatakan, proses penyelidikan terkait terbakarnya KM AWE sudah dihentikan karena tidak ada unsur pidananya.

Selain itu, kata Iptu Joko, pemilik kapal tersebut, Ali (60) warga Giliketapang juga meminta kepada Polresta untuk tidak dilanjut prosesnya. Ali mengaku sudah menerima kejadian tersebut.

“Pihak yang bersangkutan meminta untuk tidak dilanjut proses hukum, karena pihaknya sudah menerima bahwa itu musibah,” kata Iptu Joko melalui sambungan telepon selularnya, Sabtu (31/10/2020).

Berdasarkan hasil keterangan di lapangan, penyebab kebakaran kapal karena kebocoran pipa yang mengenai Alkon, alat penyedot bahan bakar cair. Karena muncul percikan api sehingga terjadi kebakaran.

Sebenarnya.,kata Iptu Joko, ada kapal khusus untuk mendistribusikan BBM. Namun karena BBM yang diangkut KM AWE adalah BBM non-subsidi, sehingga ada masalah.

Informasi dari Satreskrim Polresta, BBM jenis solar yang diangkut KM AWE sebanyak 22 drum ini milik Suparyono, Kepala Desa Giliketapang.

Iptu Joko mengimbau, para nakhoda kapal yang akan mendistribusikan barang yang rentan terbakar seperti LPG dan BBM ke Giliketapang untuk lebih berhati-hati.

“Karena itu bahan bakar yang dibawa, sehingga kewaspadaannya harus lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, KM AWE terbakar saat merapat di dermaga utara Pulau Giliketapang, Kecamatan Sumbersih, Kamis (29/10/2020) lalu.

Diketahui saat itu kapal yang dinakhodai Ali sedang mengangkut 22 drum solar. Masing-masing drum berisi 120 liter solar. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa