Menu

Mode Gelap
Janda Muda di Probolinggo Ditemukan Bersimbah Darah Ditengah Jalan, Diduga Korban Pembunuhan Wisata Jeep di Gunung Semeru Lumajang, Menyusuri Rute Bekas Erupsi 2021 Silam Probolinggo Jadi Proyek Percontohan Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Sambangi Bupati Gus Haris Lebaran Ceria di Gapuro Cafe, Nikmati Suasana Alam Bersama Keluarga Momentum Lebaran, Perhiasan Emas Imitasi di Kota Probolinggo Diburu Warga Viral Video Wisatawan Turun di Area Terlarang Taman Safari Prigen, Ini Respons Manajemen

Advertorial · 3 Nov 2020 23:16 WIB

Mak Blonjo, Inovasi Jual Beli Baru di Probolinggo


					Mak Blonjo, Inovasi Jual Beli Baru di Probolinggo Perbesar

DRINGU-PANTURA7.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) membuat terobosan dengan memfasilitasi terjadinya jual beli tanpa harus datang ke pasar.

Masyarakat cukup belanja via online dengan ikon ‘Mak Blonjo’. Hanya saja, inovasi ini baru ada di Pasar Dringu sebagai pilot project namun akan diterapkan secara bertahap di semua pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo.

Dengan jargon ‘Siap Melayani Segala Kebutuhan Dapur Anda dengan Menyediakan Segala Macam Sembako’, masyarakat yang ingin belanja via online di Pasar Dringu cukup membuat pesanan melalui aplikasi Instagram @MakBlonjo_PasarDringu01, WhattsApp (WA) 082 331 100 427 (Sulis) dan email [email protected].

Kasi Pengembangan dan Penataan Sarana Prasarana Pasar Disperindag Kabupaten Probolinggo Winda Permata Erianti mengungkapkan, belanja Mak Blonjo ini sementara dikendalikan oleh koordinator pasar, tetapi selanjutnya akan dilakukan oleh PKL atau paguyuban pedagang.

“Untuk sistem pembayarannya, bisa bayar langsung di tempat atau COD, bank dan langsung,” ungkap Winda, Selasa (3/11/2020).

Winda menjelaskan, pedagang itu sudah diedukasi sehingga bagaimana cara menyiapkan dagangan. Selain itu pedagang diedukasi supaya tertib ukur karena memang sudah ada SOP-nya sehingga jelas per ikat atau per kilogram.

“Jadi menjaga amanah, jangan sampai nanti membeli di pasar sekilo tetapi ketika ditimbang di rumah tidak sekilo. Untuk sementara memakai sarana yang mudah digunakan oleh ibu-ibu berbelanja seperti IG dan WA,” terangnya.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Taufik Alami mengatakan terobosan belanja via online dengan jargon Mak Blonjo ini dilatarbelakangi situasi pandemi COVID-19 yang mempengaruhi nilai beli masyarakat.

Selain itu, imbuhnya, rendahnya nilai beli masyarakat ditambah lagi kekhawatiran konsumen atau pengunjung untuk berbelanja di pasar tradisional atau berkunjung ke tempat keramaian.

“Sementara itu pedagang dengan minimnya pengunjung dengan nilai beli masyarakat yang turun, maka pasar semakin sepi. Tidak jarang pedagang, khususnya pedagang sembako termasuk sayur mayur membawa kembali dagangannya ke rumahnya,” katanya.

Dampak positif dari terobosan Mak Blonjo ini, terang Taufik, pembeli selaku penerima barang bisa mendapatkan barang yang sudah bersih, steril dan sesuai SOP (Standart Operasional Prosedur).

“Hakikatnya mengembangkan pasar tradisional, tetap belanja di pasar tradisional. Jargonnya beramal pada fungsi sosial, tetap menghidupi pasar tradisional sebagai upaya membangkitkan geliat pasar tradisional,” ia menegaskan.

Taufik menambahkan terobosan Mak Blonjo ini merupakan upaya dalam situasi mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan tidak berada di keramaian tetapi tetap terjadi komunikasi.

“Dengan adanya inovasi ini, masyarakat yang senang ke pasar maka tetap dipertahankan dan yang takut ke pasar karena masih dalam pandemic Covid-19 bisa dilayani dengan terobosan belanja via online,” tandasnya. (Adv).


Editor : Efendi Muhamad

Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 258 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

3 April 2025 - 12:47 WIB

Sambat Bunda, Layanan Tepat untuk Warga Lumajang

29 Maret 2025 - 05:26 WIB

Ketua DPRD Lumajang Minta Pertanggungjawaban TNBTS Soal Temuan Ladang Ganja

20 Maret 2025 - 17:16 WIB

Kinerja Dinas Pariwisata Mulai Dipertanyakan, Bupati: Sudah Kerja 10 Tahun, Tak Perlu Diajari Lagi

10 Maret 2025 - 19:36 WIB

Ini Alasan Bupati Lumajang Tutup Sementara Air Terjun Grojogan Sewu

10 Maret 2025 - 16:02 WIB

PKB Sebut Sudah Saatnya Lumajang Maju dan Jadi Daya Saing Kuat bagi Daerah Lain

7 Maret 2025 - 20:40 WIB

Dongkrak PAD, Bupati Lumajang Ingin Bangun Jembatan Timbang Pasir

4 Maret 2025 - 13:04 WIB

Tunaikan Janji, Bupati Jember Turunkan Retribusi Pasar Tradisional

3 Maret 2025 - 20:10 WIB

Gubernur Khofifah dan Bupati Gus Haris Sepakat Percepat Pengentasan Kemiskinan di Probolinggo

3 Maret 2025 - 18:33 WIB

Trending di Advertorial