Menu

Mode Gelap
Lama Terbengkalai, Fasilitas Gedung Kampus Unej Jember Hilang Dicuri Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara KAI Jember Siagakan Layanan Kesehatan untuk Penumpang Saat Arus Balik Lebaran Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember H+2 Lebaran, Menteri PU Tinjau Tol Probowangi, ini Temuannya Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

Peristiwa · 6 Nov 2020 10:59 WIB

Viral! Mata Jasad Pasien Covid-19 Dicongkel, Benarkah?


					Viral! Mata Jasad Pasien Covid-19 Dicongkel, Benarkah? Perbesar

PAITON-PANTURA7.com, Masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya warganet (pengguna media sosial) heboh dengan beredarnya video berdurasi 12 dan 14 detik yang beredar luas, Jum’at (6/11/2020). Video itu menyebutkan ada jenazah pasien Covid-19 yang kehilangan organ tubuh.

Dua video tersebut sebelumnya diposting di oleh warganet di akun media sosial (Medsos) facebook (FB). Namun postingan itu kini telah dihapus. Video itu, juga menyebar di WhatsApp Grup (WAG) sehingga menimbulkan keresahan.

Informasi yang diperoleh, jenazah pasien tersebut diketahui berinisial MA (49) warga Dusun Sukun, RT 003, RW 001, Desa Alas Tengah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Jenazah diantarkan ke rumah duka oleh tim RSUD Dr. Moh Saleh pada Kamis (6/11/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sekitar pukul 18.45 WIB jenazah tiba di rumah duka yang disambut warga dan keluarga. Jasad lalu dibawa ke mushola Baitul Mustaqim untuk disholati. Setelah dibuka petinya, kondisi jasad yang berlumuran darah pada bagian kepala, membuat keluarga histeris.

Suara dalam video itu menyebutkan, jenazah sudah diambil beberapa organ tubuhnya seperti bola mata dan ginjal. Kontan. Tangis histeris keluargan pun kian keras.

Untuk memastikan kabar dalam video tersebut, PANTURA7.com pun melakukan penelusuran dan berhasil mengkonfirmasi salah satu kerabat pasien meninggal tersebut. Hasilnya, diketahui bahwa kabar hilangnya organ tubuh korban adalah hoaks.

“Hasil klarifikasi dengan anak yang meninggal tidak ada organ tubuh yang hilang, darah di wajahnya karena terjadi pendarahan saat ada guncangan di dalam mobil yang keluar dari mulutnya lalu mengalir ke muka dan kapas yang menutup mata,” kata salah satu kerabat pasien.

Sementara itu, Camat Paiton Mohamad Ridwan memastikan kabar pengambilan organ pasien Covid-19 itu tidak benar. Hanya saja, kata dia, pihak keluarga kaget ketika wajah jenazah berlumuran darah.

“Tidak benar, jenazah ini sakit komplikasi dan sudah meninggal 3 jam lamanya, jadi pembulu darah pecah keluar melalui lubang tubuh justru dikira matanya tidak ada karena bagian wajah penuh darah,” ungkapnya via sambungan seluler. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Innalillahi! Mayat Lansia Perempuan Terdampar di Pantai Nyamplung Kobong Jember

3 April 2025 - 10:32 WIB

Diduga Rem Blong, Mobil Wisatawan dari Bromo Terbalik di Pasuruan

2 April 2025 - 18:46 WIB

Baru Saja Surut, Banjir Kembali Rendam Bandaran, Winongan

1 April 2025 - 17:13 WIB

Jelang Takbiran, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan

30 Maret 2025 - 18:45 WIB

Hujan Deras, Banjir Rendam Winongan Pasuruan

29 Maret 2025 - 01:58 WIB

Disapu Puting Beliung, Rumah Warga Puspan Probolinggo Rata dengan Tanah

27 Maret 2025 - 17:31 WIB

Terseret Arus, Dua Remaja Hilang di Sungai Bedadung

26 Maret 2025 - 21:20 WIB

Usai Bertengkar dengan Istri, Pria di Pasuruan Jatuh ke Sungai dan Tewas

26 Maret 2025 - 14:05 WIB

Ular Pemangsa Ternak Sepanjang 4,5 Meter di Kota Probolinggo Akhirnya Ditangkap

24 Maret 2025 - 05:07 WIB

Trending di Peristiwa